Mantan Kadishub Pacitan Ikut Urun Rembug Berkaitan Dengan Pemanfaatan Trotoar Depan TMP Kusuma Bangsa Untuk Kegiatan Pedagang Kaki Lima
Pacitan,Liputan 68.com- Tak salah orang mengatakan, pengalaman adalah guru utama. Derajat keilmuan tertinggi adalah pengalaman.
Begitulah yang disampaikan salah seorang purna bakti aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkab Pacitan, Widi Sumardji. Meski sudah purna tugas sebagai abdi negara, namun ia tak segan untuk berbagi pengalaman.
Sebagai mantan jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) yang pernah mengendalikan sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) kala itu, Widi ikut urun rembug berkaitan dengan penggunaan tempat umum, larangan tempat dan waktunya.
Menurut mantan “Perwira Pamong Praja” tersebut, seyogyanya Pemkab mengadakan rapat kordinasi dibawah kendali Asisten Sekkab dan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Seperti halnya, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Satpol-pp, Dinas Perdagangan, RSUD, Camat, dan Satuan Lalul-Lintas. Tak lupa lurah dan camat serta pewarta lokal.
Persoalan tersebut berkaitan dengan penggunaan trotoar jalan depan Taman Makam Pahlawan (TMP) yang dipergunakan untuk berdagang serta bahu jalan sepanjang JL A Yani yang digunakan untuk parkir kendaraan roda empat.
“Rakor tersebut diantaranya mengagendakan peninjauan kembali Keputusan Bupati tentang penggunaan tempat umum, larangan tempat dan waktunya.
Masalah ini barangkali sudah tercover di aturan perubahan area car free day maupun car free night. Jika belum seyogyanya aturan terkait hal tersebut perlu disempurnakan,” kata Widi memberi sumbangsih masukan, Selasa (19/12).
Selain itu juga berkaitan dengan area parkir mobil di depan UGD, RSUD dr Darsono, yang dinilai masih longgar tapi butuh pohon ayoman atau peneduh. “Menurut pengamatan saya, yang karyawan RSUD parkirnya berada di Jl. A Yani tidak lebih 2 mobil, itupun masih bisa diarahkan masuk ke kawasan parkir Barat Wijaya Kusuma (WK).
Selebihnya adalah anggota Polres dan pengunjung klinik layanan RSUD yang nunggu antri lama tapi enggan parkir di depan UGD karena panas membara,” terang Widi yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Pacitan, Joko Putro Utomo belum bisa dikonfirmasi media. Saat dihubungi melalui jaringan telepon aplikasi chatting WhatsApp, namun belum bersedia mengangkat sekalipun terlihat berdering. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan