ASN Di Pacitan Harus Lebih Lama Lagi “Berpuasa”. TPP Baru Akan Dicairkan Maret Mendatang? Begini Masalahnya
Pacitan,Liputan 68.com- Ribuan pegawai struktural di Pemkab Pacitan, mungkin harus lebih lama lagi “berpuasa”, menunggu cairnya tunjangan perbaikan penghasilan (TPP), yang sampai detik ini tak jelas jluntrungnya.
Kabar yang sampai ke telinga wartawan, TPP periode bulan Desember 2023, konon baru akan dibayarkan Maret mendatang.
Tentu kabar tersebut, membuat para ASN kecewa. Lantaran, tunjangan tersebut sangat mereka tunggu-tunggu untuk biaya kehidupan. Tak sedikit dari para ASN yang juga butuh biaya pendidikan bagi putra-putrinya. Apalagi yang masih duduk di bangku perkuliahan.
Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) setempat, Daryono menegaskan, tidak benar kalau TPP dibayar molor sampai Maret mendatang. “Itu kabar dari mana Mas (wartawan),” ujar Daryono, saat dikonfirmasi, Jum’at (12/1).
Mantan Kepala Dinas Pendidikan itu menjelaskan, untuk TPP Desember, sebagaimana ketentuan di Perbup memang baru akan dibayarkan pada tahun anggaran berikutnya.
Jadi, alokasi TPP Desember 2023, lanjut Daryono, masuk pada komponen TPP tahun anggaran 2024. “Karena di tahun anggaran 2024 ada kenaikan (TPP), saat ini kita masih menunggu persetujuan dari Mendagri maupun Kementerian Keuangan RI. Itu masalahnya, kenapa TPP belum terproses pada awal tahun ini,” jelas dia.
Meski begitu, Daryono menegaskan, tidak sampai Maret, persetujuan diperkirakan sudah turun dari dua kementerian tersebut. “Yang Desember tidak bisa dipisahkan, sebab masuk penganggaran APBD Tahun 2024,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, Rudi Haryanto. Menurut dia, semua kelengkapan komponen pembayaran TPP, khususnya yang Desember 2023 sudah dipersiapkan.
Baik itu rekapitulasi beban kerja yang tertuang didalam elektronik presensi maupun prestasi kerja yang terurai dalam elektronik kinerja. “Semua sudah siap. Kita tinggal menunggu proses data bayar yang akan diajukan oleh masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD),” terang Rudi, secara terpisah. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan