Telkom dan IOH Perkuat Posisi Indonesia jadi Pemain Pusat Data Tingkat Global

HAWAI — LIPUTAN68.COM — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison atau Indosat atau IOH), dua pemimpin utama industri telekomunikasi di Indonesia, mengumumkan kemitraan strategis untuk memerkuat infrastruktur digital melalui ekosistem Internet Exchange (IX).

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Telkom Data Ekosistem (NeutraDC) dan joint venture dari BDx Data Centers (BDx), Indosat dan Lintasarta, BDx Indonesia di Pacific Telecommunications Council (PTC) 2024, di Honolulu, Hawaii, AS, Minggu (21/1).

Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani CEO NeutraDC, Andreuw Th A F, dan CEO BDx, Mayank Srivastava, disaksikan Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah, dan President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha. Turut hadir Direktur Group Business Development Telkom, Honesti Basyir; Direktur Wholesale & International Service Telkom Indonesia, Bogi Witjaksono; Gautam Bhandari, Managing Partner and Chief Investment Officer of I Squared Capital; dan Sujit Panda, Chief Operating Officer (COO) of BDx.

Andreuw dengan antusias menyatakan, NeutraDC sangat senang dapat menjalin kolaborasi yang kuat bersama BDx Indonesia, bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur digital Indonesia. Sebagai penyedia terdepan dalam neutral ecosystem terbesar yang mencakup AI, CDN, konektivitas, dan layanan cloud, NeutraDC telah siap terhadap katalisasi demokratisasi akses internet di seluruh Indonesia dengan populasi yang besar.

“Langkah berani ini bisa membuka peluang tanpa batas bagi ekonomi digital Indonesia, yang membawa perubahan dalam lanskap digital regional,” tuturnya.

Mayank Srivastava, CEO BDx, menyatakan dengan perluasan portofolio, BDx Indonesia kini menjadi penyedia pusat data carrier-neutral terbesar di Indonesia.

Liputan JUGA  Kunjungi Perkampungan di Taput, Erick Thohir Ingatkan UMKM Soal Pentingnya Kualitas Produk

“Kolaborasi ini merupakan langkah besar menuju penciptaan Infrastruktur Digital Mesh yang paling terhubung untuk Indonesia, sebuah visi yang didukung oleh BDx Indonesia dan Neutra DC,” ujarnya.

Melalui kemitraan strategis, kedua pemain besar telekomunikasi sepakat untuk memerdayakan bisnis pusat data masing-masing, di mana NeutraDC merupakan entitas pusat data dari Telkom Indonesia dan BDx Indonesia adalah mitra bisnis pusat data Indosat.

Saat ini, gelombang transformasi digital berjalan secara masif dan permintaan yang terus meningkat terhadap pusat data di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia, telah menciptakan peluang kolaborasi yang strategis. Ekspansi pesat dalam sektor e-Commerce dan adopsi teknologi pada proses bisnis turut memberikan dorongan besar terhadap kebutuhan akan infrastruktur pusat data yang andal.

Liputan JUGA  Telkom Resmi Luncurkan metaNesia, Erick Thohir: Harus Saling Untung

Kolaborasi ini akan meningkatkan kapabilitas dan kapasitas kolokasi. Dengan ekosistem IX yang terkoneksi, para pengguna dipastikan dapat merasakan fleksibilitas menggunakan berbagai layanan lewat arsitektur keamanan satu pintu.

MOU: CEO NeutraDC, Andreuw Th A F (kanan) dan CEO BDx, Mayank Srivastava saat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Telkom Data Ekosistem (NeutraDC) dan joint venture dari BDx Data Centers (BDx), Indosat, dan Lintasarta, BDx Indonesia di Pacific Telecommunications Council (PTC) 2024, di Honolulu, Hawaii, AS, Minggu (21/1). IST
  Banner Iklan Sariksa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *