Liputan DAERAH

BPS Mencatat, Produksi Padi di NTT pada 2023 Mengalami Kenaikan

Ditulis oleh Liputan68 pada 5 Maret 2024 ⏱️ 2 Menit Baca
Jumpa pers di aula kantor BPS NTT, pada Jumat, 1 Maret 2024

NTT, Liputan68.com- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat jumlah produksi padi di NTT selama tahun 2023 mengalami

Hal itu disampaikan Kepala BPS Provinsi NTT, Matamira B.Kale, S.Si.,M.Si saat jumpa pers di aula kantor BPS NTT, pada Jumat, 1 Maret 2024.

Lebih lanjut dijabarkan Matamira Kale, pada 2023, luas panen padi mencapai sekitar 184,70 ribu hektare dengan produksi padi sebesar 766,81 ribu ton gabah kering giling (GKG).

“Luas panen padi pada 2023 mencapai sekitar 184,70 ribu hektare, mengalami kenaikan sebanyak 1,61 ribu hektare atau 0,88 persen dibandingkan luas panen padi di 2022 yang sebesar 183,09 ribu hektare,” jelas Kepala BPS Provinsi NTT.

Dia juga menyebut adanya kenaikan dalam produksi padi pada tahun 2023.

“Produksi padi pada 2023 yaitu sebesar 766,81 ribu ton GKG, mengalami kenaikan sebanyak 10,76 ribu ton atau 1,42 persen dibandingkan produksi padi di 2022 yang sebesar 756,05 ribu ton GKG,” sambungnya.

Dari data yang diperoleh ujar Matmira Kale, produksi beras pada 2023 untuk konsumsi pangan penduduk mencapai 449,14 ribu ton, mengalami kenaikan sebanyak 6,30 ribu ton atau 1,42 persen dibandingkan produksi beras di 2022 yang sebesar 442,84 ribu ton.*** (Mario Langun)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian