Pacitan,Liputan 68.com- Bupati Pacitan hari ini dan nanti, tetap Indrata Nur Bayuaji. Kalimat diatas setidaknya terus menjadi obrolan warung kopi.
Meski Pilbup serentak 2024 masih belum berlangsung, namun masyarakat seakan sudah memastikan bupati kedepan tetap Mas Aji (Indrata Nur Bayuaji, Red).
Obrolan layaknya warung kopi itu terus mengemuka di banyak kegiatan masyarakat. Entah saat kondangan, tahlilan, hajatan manten dan kegiatan arisan emak-emak.
Mereka tak lepas menyelipkan tema calon bupati kedepan, ditengah obrolannya. “Di kegiatan apa saja, entah kerja bakti, arisan emak-emak, saat tahlilan, yang dibicarakan ya hanya Mas Aji, bupati saat ini dan kedepannya,” kata salah seorang sesepuh, Jarot Mustofa, Rabu (6/3).
Menurut dia, Pilbup 27 November nanti bisa ia maknai hanya sekedar seremonial politik. Namun sejatinya, siapa bupati yang akan terpilih sudah jelas.
Oleh karena itu, Jarot berpendapat agar tidak memunculkan kekecewaan para tokoh politik lokal yang mungkin hendak macong calon bupati atau wakil bupati, Partai Demokrat sebagai kendaraan Politik Indrata Nur Bayuaji, tidak perlu membuka konvensi atau penjaringan bakal calon.
“Tunjuk saja secara aklamatif. Wong sudah jelas ya Mas Aji yang akan menerima rekomendasi pencalonan. Kalau dibuka penjaringan, nanti malam memunculkan kekecewaan. Khawatirnya justru akan memengaruhi elektabilitas calon,” jelas purna bakti aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkab Pacitan ini pada wartawan.
Tak lupa, Pria berkumis lebat itu juga menyinggung Wabup Gagarin, yang sementara waktu ini dipandang paling pas untuk kembali melanjutkan pemerintahan bersama Mas Aji.
