Liputan BERITA

Sinyalemen Pecah Kongsi Politik Aji-Gagarin Di Pilbup 2024 Terus Memancar. Ini Penjelasan Bupati Aji Soal Cabup dan Cawabup

Ditulis oleh Liputan68 pada 29 Maret 2024 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan 68.com- Pecah kongsi politik Bupati Raden Mas Tumenggung Indrata Nurbayuaji dengan Wabup Gagarin di perhelatan Pilbup serentak 2024, berpotensi tinggi akan berlangsung.

Saat dikonfirmasi di sela-sela ngopi bareng dengan insan media usai kegiatan buka bersama di halaman wingking Pemkab Pacitan, Bupati Aji (Indrata Nurbayuaji) mengatakan, soal pasangan bupati dan wakil bupati, sepenuhnya itu kewenangan dewan pimpinan pusat (DPP).

Hanya saja, dia mengungkapkan, sebagaimana pengalaman di dua periode sebelumnya, ia juga sempat mengikuti proses penjaringan di internal Demokrat dan hasilnya, ia pun tereliminasi.

“Dulu saya juga pernah ikut penjaringan berpasangan dengan calon diluar Demokrat. Saat itu saya masih duduk sebagai anggota DPRD.

Hasilnya saya tereliminasi. Nah, di periode ini semua kembali ke pusat juga. DPP yang akan memutuskan. Apakah harus sesama kader atau bisa lintas kader,” ujar mantan Ketua DPRD Pacitan ini, Sabtu (29/3).

Pernyataan Bupati berbasis Partai Demokrat itu, seakan mengisyaratkan kalau calon bupati dan wakil bupati nantinya, diharapkan sesama kader dari partai milik SBY tersebut.

Lantas bagaimana dengan wacana duet “Pacitan Aman (Aji-Rakhman Wijayanto)?”, Bupati Aji lagi-lagi menegaskan, itu wacana masyarakat. Dan dianggapnya sah-sah saja dalam berdinamika jelang pemilihan bupati dan wakil bupati.

Justru nantinya, DPP Demokrat akan semakin mudah menentukan siapa pasangan calon yang akan mendapatkan restu, seiring bergulirnya wacana itu.

Apakah dirinya kembali berpasangan dengan Gagarin, atau bakal calon lain, kepengurusan pusat yang akan menentukan.

“Kembali lagi saya tegaskan, partai manapun tidak hanya Demokrat, semua keputusan ada di tangan dewan pimpinan pusat (DPP) soal penentuan pasangan calon bupati dan wakil bupati.

Mereka bisa saja saling bisik-bisik lintas DPP. Hasilnya bagaimana, kita kan tinggal menjalankan sesuai keputusan pusat tersebut,” tegas Mas Aji yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Pacitan ini. (Red/yun).

 

 

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian