Sikap Diam Gagarin, Dinilai Akan Merugikan Dirinya Sendiri. Pengamat Pemilu Dorong Gagarin Segera Deklarasikan Diri Sebagai Bacabup Pacitan Di Perhelatan Pilbup 2024
Pacitan,Liputan 68.com- Sikap diam dari sosok Wabup Gagarin dalam menatap perhelatan Pilbup Pacitan di 27 November mendatang, dinilai pengamat justru akan merugikan dirinya sendiri.
Elektabilitas dan rating politik yang selama ini telah dibangunnya, perlahan akan meredup atau bahkan terpuruk lantaran masyarakat menilai ada ketidakpastian dari sikap politik sang petinggi Partai Golkar di Pacitan tersebut.
Pendapat diatas seperti disampaikan Pengamat Pemilu, Berty Stevanus. Pria yang sudah puluhan tahun berkecimpung di dunia kepemiluan ini menilai, sikap diamnya seorang Gagarin, yang sampai saat ini belum menentukan langkah politiknya, akan membuat publik bingung.
Pemandangan seperti ini kalau terus dipelihara, tak menutup kemungkinan akan membuat sikap apatisme masyarakat, yang pada akhirnya akan merugikan Gagarin sendiri.
Apa lagi Gagarin merupakan Ketua Parpol besar, dan di Pacitan mendapatkan kursi terbanyak kedua setelah Demokrat.
Selain itu, secara personal Gagarin punya power politik di masyarakat cukup kuat. “Jadi eman-eman, Gagarin belum menyatakan sikap politiknya untuk Pilkada. Padahal saat ini, elektabitas Gagarin sangat kuat.
Ingat pengumuman pendaftaran tinggal beberapa hari lagi yaitu 24 – 26 Agustus 2024 dan pendaftarannya 27 – 29 Agustus 2024,” kata Berty, Kamis (25/4).
“Menurut pendapat saya, Gagarin kalau bisa sesegera mungkin mendeklarasikan diri. Ya lebih tepatnya beliau mendeklarasikan sebagai bakal calon bupati. Jangan terus diam. Sampaikan ke publik, sehingga mereka tau bagaimana sikap politik seorang Gagarin dalam menghadapi Pilbup mendatang,” sambungya.
Sama seperti bakal calon-bakal calon lainnya. Seperti Rakhman Wijayanto, Kemal Pandu Pratikno, Heru Wiwoho Supadi Putro, dan juga Bupati Indrata Nur Bayuaji sendiri.
Sejak awal, sambung Berty, mereka sudah banter membuka wacana. Tujuannya tentu untuk mengukur elektabilitas dan juga menaikan rating politik mereka. “Soal nanti mereka terpilih sebagai calon ataukah tidak, ya itu urusan nanti. Namanya bakal calon, bisa batal atau bisa lanjut sebagai calon. Itu urusan nanti. Yang penting mereka sudah melempar wacana ke publik. Elektabilitas dan nilai tawar mereka akan terhitung,” tuturnya.
Hal ini, yang belum dilakukan oleh Wabup Gagarin. Setidaknya, kata Berty, Wabup Gagarin segera melempar pernyataan sikap politiknya ke publik. “Sehingga elektabilitas dan rating beliau akan nampak. Dari sinilah akan linier dengan nilai tawar. Apakah beliau akan tetap lanjut sebagai calon bupati atau kembali sebagai cawabupnya Mas Aji (Indrata Nur Bayuaji), ya itu urusan nanti.
Paling tidak Gagarin akan punya nilai tawar tinggi dan akan diperhitungkan oleh lawan politiknya.Tapi kalau hanya diam seperti ini, ya publik akan appatis. Dan bingung menentukan arah dukungan politiiknya,” tegas Berty. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan