Pidato Pembangunan Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia Kalake Jelang HUT Ke-79 Kemerdekaan RI

NTT, Liputan68.com- Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Ayodhia G.L. Kalake, SH, MDC menyampaikan pidato terkait pembangunan di NTT dalam rangka jelang HUT Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
Pidato dalama rangka HUT Ke-79 Kemerdekaan RI ini berlagsung di Aula Utama Eltari pada Kamis, 15 Agustus 2024, pukul 09:00 WITA.

Hadir dalam acara ini, seluruh unsur Forkompimda NTT, organisasi perangkat daerah, mahasiswa dan pelajar serta insan pers.
Dalam pidato tersebut, Pj. Gubernur NTT, Ayodhia G.L. Kalake, SH, MDC menjabarkan capaian Ekonomi dan Penurunan Kemiskinan.

Ayodhai juga memaparkan keberhasilan pemerintah dalam bidang ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.
Dalam bidang kesehatan misalnya, Kalake menyinggung soal penanganan stunting, malaria hingga demam berdarah dengue (DBD), dalam beberapa satu tahun terakhir yang gemcar dioptimalkan Pemerintah.

“Kami terus berupaya menjaga kesinambungan pembangunan, dengan tetap berpegang pada aturan yang ada,” ujar Ayodhia.
Ayodhia juga mengatakan bahwa keberhasilan dalam pembangunan ekonomi dan pengentasan kemiskinan tidak lepas dari peran aktif seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan.

Salah satu pencapaian yang paling menonjol adalah pertumbuhan ekonomi NTT yang mencapai 5 persen
“Segala kebijakan yang kami jalankan akan berhasil jika didukung oleh masyarakat,” tegas Ayodhia Kalake.
Menurut data terbaru, pertumbuhan ekonomi NTT mencapai 4,35 persen, menjadikan provinsi ini sebagai yang terbaik kedua di Indonesia dalam hal pengurangan kemiskinan.

Tingkat kemiskinan di NTT dilaporkan menurun sebesar 0,48 persen, sementara kemiskinan ekstrem turun menjadi 3,93 persen, dibandingkan dengan tahun 2022.
Dalam kesempatan tersebut, Ayodhia mengajak seluruh masyarakat NTT untuk terus menjaga persatuan dan kerukunan sebagai modal utama dalam menyongsong masa depan yang lebih baik.
“Persatuan dan kerukunan adalah kunci untuk mencapai kesejahteraan bersama,” kata Ayodhia.
Selain itu menurut Ayodhia, Pemerintah Provinsi NTT akan terus berupaya memperbaiki layanan kesehatan dan memastikan penurunan angka stunting melalui pemanfaatan sumber daya alam yang lebih optimal. *** Mario Langun

Tinggalkan Balasan