Liputan HUKUM

Wow! Banyak Camat dan Kades Dipanggil Unit Tipikor Jelang Pilkada Taput

Ditulis oleh Liputan68 pada 20 Oktober 2024 ⏱️ 2 Menit Baca

TAPUT — LIPUTAN68.COM — Unit Tipikor Sat Reskrim Polres Tapanuli Utara (Taput) melakukan pemanggilan terhadap sejumlah camat dan kepala desa sehubungan dengan banyaknya laporan pengaduan masyarakat (Dumas) yang masuk ke Polres Taput.

Para kades yang dipanggil menghadap Aiptu Manahasa, selaku tim penyelidik pada Unit Lidik III Tipikor Sat Reskrim Polres Taput untuk dimintai data dan keterangan perihal indikasi penyelewengan dana desa sebagaimana dilaporkan masyarakat melalui Dumas.

Kasat Reskrim Polres Taput, AKP Efendi Purba, mengatakan bahwa para kades yang menghadap kepada Unit Tipikor bukan pemanggilan atau pemeriksaan, melainkan diundang untuk permintaan data dan verifikasi atas aduan masyarakat.

“Iya, karena banyak Dumas yang masuk maka kepala desa kita undang untuk permintaan data dan verifikasi. Setiap Dumas yang masuk harus kita tindaklanjuti, makanya kita undang. Jadi bukan pemanggilan atau pemeriksaan,” kata AKP Efendi Purba, Kamis (17/10/2024) kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya.

Menurut sumber yang layak dipercaya menyampaikan, dari sisi kuantitas, pemanggilan terhadap kades dalam rentang waktu dua bulan terakhir terbilang cukup meningkat. Kuat dugaan mereka yang dipanggil (diundang) menghadap ke Unit Tipikor ada kaitannya dengan semakin dekatnya waktu Pilkada Taput, 27 November 2024.

Informasi yang berhasil dihimpun, para kades yang dipanggil menghadap ke Unit Tipikor yakni berada di Kecamatan Pangaribuan seperti kades Parsibarungan, kades Sigotom Nauli, kades Hutaraja dan termasuk camat Pangaribuan. Lalu para kades di Kecamatan Simangumban masing-masing: camat Simangumban: kades Simangumban Julu, Aek Nabara, Simangumban Jae, Silosung, Lobu Sihim, Dolok Sanggul, Dolok Saut dan Pardomuan.
Kemudian kades di Kecamatan Tarutung, masing-masing: kades Parbubu I, Huta Toruan III, Desa Simamora, Siraja Oloan, Parbaju Julu Toruan, Parbubu Pea dan Parbubu II.

Merespon informasi tersebut, Kasat Reskrim AKP Efendi Purba menyampaikan akan dicek dulu datanya. Termasuk soal banyaknya kades yang dimintai keterangan dan data oleh Unit Tipikor, yang terbilang cukup meningkat dari sisi kuantitas, akan dicek dulu oleh pihaknya.

“Saya baru dua minggu menjabat Kasat Reskrim. Nanti saya cek dulu datanya atau nanti tanyakan lebih lengkap ke bagian humas,” katanya.

Lantas adakah kaitan hal ini dengan semakin dekatnya pelaksanaan Pilkada Taput? Efendi Purba menegaskan pemanggilan (undangan) kepada sejumlah kades tidak ada kaitannya dengan Pilkada, tetapi murni untuk menindaklanjuti Dumas yang masuk ke Polres Taput dan tetap berkoordinasi dengan aparat pengawasan internal pemerintah (APIP).

“Saya sebagai Kasat Reskrim menegaskan hal itu tidak benar. Kepala desa yang diundang untuk klarifikasi jangan dihubung-hubungkan dengan politik,” katanya.

Inspektur Pemkab Taput, Erikson Siagian, mengaku kaget dengan banyaknya kepala desa yang dimintai data dan keterangan pihak Polres Taput. Sejauh ini kata dia apabila kepala desa dilaporkan ke Polres dan menghadap, akan saling berkoordinasi dengan APIP.

“Coba nanti saya cek dulu datanya,” katanya saat dikonfirmasi, Jumat (18/10). (*)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian