Belasan Miliar TPG Dan Tamsil Tahun 2024 Untuk Guru Dikdas Di Pacitan, Belum Dibayar. Ini Alasannya
Pacitan,Liputan 68.com- Dibalik rasa suka cita ribuan guru pendidikan dasar di Pacitan, lantaran sudah cairnya tunjangan profesi guru (TPG) triwulan pertama Tahun 2025, namun tak sedikit pula para guru yang saat ini masih belum menerima satu kali TPG pada triwulan IV Tahun 2024 lalu.
Jumlahnya pun mencapai belasan miliar. Hak TPG mereka harus terhutang, lantaran belum turunnya surat keputusan (SK) Caryover dari Kemendikdasmen.
Sementara disisi lain, mulai tahun anggaran 2025, TPG langsung dibayar oleh pemerintah pusat. Pemerintah daerah sudah tidak lagi ngurusi pembayaran tunjangan profesi guru.
Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Pacitan, Daryono saat dikonfirmasi membenarkan masih adanya TPG yang terhutang. TPG tersebut memang beban APBD Tahun 2024 lalu.
Namun begitu, sambung dia, soal pencairannya, itu sepenuhnya kewenangan Dinas Pendidikan untuk melakukan koordinasi dengan kementrian terkait.
“BKD ini hanya sebatas fungsi kasir. Kalau data bayar seperti surat perintah membayar (SPM) maupun surat permintaan pembayaran (SPP) sudah disampaikan, ya akan kita proses surat perintah pembayaran dana (SP2D),” kata Daryono saat dikonfirmasi, Senin (24/3/2025).
Menurut mantan Kepala Dinas Pendidikan ini, terkait anggaran diakuinya pemerintah pusat sudah melakukan transfer ke daerah. “Soal anggaran sudah ada disini (pemda). Kita hanya menunggu usulan dari Dinas Pendidikan untuk pencairannya,” tegasnya.
Sementara itu dihubungi secara terpisah, Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Dinas Pendidikan Pacitan, Rino Budi Santoso mengatakan, terkait satu kali TPG yang belum dibayar tersebut, pihaknya masih menunggu terbitnya SK CO (Caryover) dari Kemendikdasmen.
“Kalau SK CO terbit, tentu menjadi beban pemda untuk membayar, sebab anggaran TPG memang sudah ditransfer pemerintah pusat ke daerah.
Akan tetapi kalau SK CO tidak terbit, ya pusat yang akan membayar. Untuk anggaran yang sudah ditransfer, pemerintah pusat akan mengurangi transfer ke daerah (TKD) di tahun anggaran 2025 ini,” ujar Rino melalui sambungan telepon selulernya.
Untuk jumlah guru calon penerima TPG Carryover Tahun 2024, kurang lebih sekitar 2.400’an guru dengan estimasi anggaran sekitar 9,8 miliar.
Sedangkan untuk tambahan penghasilan bagi guru non sertifikasi kurang lebih sekitar 1.700’an orang dengan estimasi anggaran sekitar 1 miliar lebih.
“Kalau nggak salah totalnya baik untuk TPG maupun tamsil hampir mendekati 11 miliar. Saat ini kita yang di daerah masih menunggu turunnya SK CO,” tandasnya. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan