Mushaf Iluminasi Al-Qur’an Kuno Diluncurkan, Ditulis Tangan dari Serat Kayu Berukuran 80×100 cm

MEDAN — LIPUTAN68.COM — Museum Al-Qur’an Sumatera Utara (Sumut) meluncurkan pembuatan Mushaf Al-Qur’an Sumatera Utara. Mushaf ini ditulis tangan dengan hiasan atau iluminasi yang diambil dari Al-Qur’an kuno koleksi museum yang sudah berusia ratusan tahun.

Mushaf tersebut dilaunching Ketua Dewan Pembina Museum Al-Qur’an Prof. Sabrina di Museum Al-Qur’an, Komplek Gedung Serbaguna, Jalan Williem Iskandar, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (25/3).

Mushaf ditulis tangan pada kertas khusus terbuat dari serat kayu berukuran 80×100 cm, untuk selanjutnya dicetak dan disebarluaskan.

“Ini adalah cita-cita sejak Museum Al-Qur’an berdiri. Karena museum ini selain menjaga peninggalan Al-Qur’an kuno, namun juga dapat memproduksi Mushaf Al-Qur’an. Mushaf ini dibuat langsung dari tulisan tangan dihiasi iluminasi yang indah,” kata Sabrina.

Dijelaskannya, penulisan mushaf berdasarkan warisan Al-Qur’an kuno dari Sumut juga bagian dari upaya pelestarian.

“Kita menulis di kertas yang berasal dari kulit kayu, serat kayu. Sehingga tulisan mushaf dari tangan ini tetap akan ada hingga ratusan tahun ke depan. Sama seperti mushaf yang ditemukan ratusan tahun sebelumnya,” katanya.

 

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *