Talkshow ChildFund dan Cita Madani: Jangan Mudah Percaya Lewat Internet, Kenali Resiko
NTT, Liputan68.com- ChildFund International di Indonesia bersama Yayasan Cita Masyarakat Madani (Cita Madani) menggelar talkshow dari program Swipe Safe dan Web Safe and Wise Campaign.
Kegiatan ini menghadirkan 200 peserta yang terdiri dari 150 orang peserta didik dan 50 orang guru pendamping berlangsung di Hotel Aston Kupang pada Senin, 14 April 2025.
Spesialis Perlindungan Anak dan Advokasi ChildFund International di Indonesia Reny Haning menjelaskan program Swipe Safe dan Web Safe and Wise Campaign memberikan berbagai keterampilan praktis melindungi diri anak dari risiko eksploitasi seksual, kekerasan seksual, penipuan dan peretasan di dunia online.
“Saat ini teknologi sangat berpengaruh dalam tiap sendi kehidupan. Anak-anak harus bisa memilah informasi yang negatif dari penggunaan intenet untuk itu peran guru dan orang tua terus mengawasi,”
“Kekerasan terhadap anak bisa terjadi juga lewat orang-orang terdekat, sehingga jika ada motif kekerasan dalam bentuk apapun segera laporkan,” ucapnya.
Kepala Bidang Dikmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa tenggara Timur (NTT) Ayub Sanam yang mawakili Kepala Dinas saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa tidak semua informasi di internet itu informasi yang benar-benar valid, tugas guru terus mendampingi agar mecapai tujuan sesuai dengan kompetensi.
“Jangan mudah percaya lewat internet, dengan kemajuan teknologi saat ini, guru dan orang tua diminta untuk bisa mendampingi anak anak dalam manyaring infromasi,”
Lanjutnya, menggunakan cara pintas untuk mendapatkan infromasi lewat internet yang tidak diolah maka tidak akan menambah kekayaan berpikir.
“Kita berharap orangtua juga bantu awasi agar anak anak bijak dalam menggunakan gadget dan intenet untuk hal-hal yang berdampak positif,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana (P3AP2KB) NTT, Ruth Diana Laiskodat berharap anak-anak gunakan media sosial sesuai dengan usianya.
“Anak-anak jangan menggunakan media sosial yang khusus dewasa, gunakanlah media sosial yang untuk anak anak,”
“Contoh Michat jangan masuk di situ karena banyak orang tidak bermoral yang mengajak untuk melakukan kekerasan seksual yang tidak seharusnya. Kami juga menghimbau terjadi kekerasan dalam bentuk apa pun segera laporkan ke Sapa 129 atau hubungi 08111129129,” tutur Ruth Diana Laiskodat.
Dalam kesempatan itu juga, Direktur Yayasan Cita Madani, Silvester Seno mengatakan, dengan adanya talkshow ini diharapkan peserta mendapatkan pengetahuan baru tentang keamanan digital, bentuk kejahatan siber dan dampaknya terhadap kesehatan mental.
“Peserta mampu mengidentifikasi ancaman online serta mengetahui langkah-langkah pencegahan dan penangananya,”
“Orang muda lebih bijak dalam berinteraksi di dunia maya dan mampu menyebarkan informasi yang benar di lingkungan sekitarnya,” ujar Sil seno.
Selain itu Arafi Ahmad, salah seorang Narasumber yang mendalami Cyber Security mengajak masyarakat NTT jangan cepat percaya kepada orang lain di internet walaupun kita tahu dia itu siapa.
Jangan mengumbar data pribadi kita maupun diri sendiri saat aktivitas sehari-hari, kerena itu salah satu jalan munulnya keinginan orang untuk melakukan perbuatan jahat,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan