Liputan BERITA

Pak Menteri Tolong Dibantu. APILL Di Perempatan Al-Hijah Sudah Terbilang Jadul. Dishub Pacitan Kelabakan Harus Intens Lakukan Perawatan. Tahun Ini Usulkan Dua APILL Di Perempatan JLS dan Pertigaan Desa Sirnoboyo

Ditulis oleh Liputan68 pada 21 Mei 2025 • ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan 68.com- Kebijakan efisiensi anggaran di awal tahun anggaran 2025, memang cukup berdampak terhadap rutinitas kinerja perangkat daerah.

Salah satunya, terkait maintenance alat pemberi isyarat lalu-lintas (APILL).

Pelaksana tugas (Plt) Kabid Lalu-lintas dan Angkutan, Dinas Perhubungan Kabupaten Pacitan, Akhwan mengatakan, sampai saat ini ada 11 APILL yang tersebar di 11 lokasi persimpangan jalan di wilayah Kecamatan Pacitan.

Dari 11 lampu bangjo tersebut, satu diantaranya yang perlu dilakukan maintenance secara intens mengingat perangkat APILL tersebut sudah cukup berumur.

APILL tersebut, sambung dia, berlokasi di perempatan Al-Hijah, Kelurahan Ploso, Kecamatan Pacitan. “Dari 11 APILL yang ada di kota, satu APILL yaitu di perempat Al-Hijah yang sudah berumur dan perlu perawatan intensif, sebab sering mengalami trouble,” kata Akhawan, melalui saluran telepon selulernya, Rabu (21/5/2025).

Dia menjelaskan, kendala yang sering berlangsung seperti halnya terjadinya hubungan arus pendek atau korsleting pada perangkat di box control, utamanya saat terjadi hujan deras, serta bolam yang sering putus.

Padahal, perangkat APILL tersebut merupakan aset kementerian karena berlokasi di persimpangan jalan nasional. “Tapi semua Dishub Pacitan yang selama ini melakukan perawatan. Baik perawatan rutin ataupun ketika ada laporan dari masyarakat.

Ya minimal setiap minggu kita selalu terjunkan tiknisi untuk melakukan pengecekan,” jelas dia.

Terkait bolam yang sering putus lantas mati, Akhwan menegaskan, karena perangkat APILL yang memang terbilang jadul. “Mestinya sudah memakai LED. Tapi bolam di APILL perempatan Al-Hijah masih menggunakan dop. Jadi wajar kalau sering putus,” tuturnya.

Sementara itu untuk APILL di lokasi lain, seperti perempatan Penceng, Bapangan, persimpangan menuju pabrik rokok MPS, serta perempatan Cuik, masih terbilang normal. Meski kadang juga ada trouble kecil.

Pekan kemarin, lanjut Akhwan, Dishub Provinsi Jatim juga sudah melakukan maintenance di APILL Bapangan. Selain menservice perangkat elektronik juga melakukan pengecatan.

Disinggung terkait rencana pemasangan APILL di kawasan Krabyakan, jalur lintas selatan (JLS), Akhwan mengatakan, berulang kali pihaknya bersama forum lalu-lintas mengusulkan ke kementerian.

Tahun lalu, lanjut dia, sudah ada persetujuan dan pengalokasian anggaran dari APBN. Akan tetapi karena ada kebijakan efisiensi anggaran, alokasi pengadaan APILL senilai Rp 500 juta tersebut, harus terefocusing.

“Tahun ini kita usulkan lagi. Selain perempatan JLS, juga di pertigaan JLS arah Desa Sirnoboyo. Ya harapan kita bisa segera terealisasi,” pungkasnya. (Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian