Liputan BERITA

Wisatawan Butuh Jaminan Keselamatan. Namun Disisi Lain, Pengelola Kesulitan Untuk Menaikkan HTM. Kapolres Ayub: “Dinaikan 5 Ribu Saja, Kunjungan Wisata Menurun”

Ditulis oleh Liputan68 pada 4 Juli 2025 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan 68.com- Penanganan keselamatan wisatawan di kawasan pantai, sepertinya masih menjadi problematika yang cukup dilematis.

Apalagi di kawasan wisata Pantai Pancer Door, yang belum lama ini ditetapkan sebagai kawasan terbuka publik tanpa ada penarikan retribusi tiket masuk kawasan wisata.

Para pengunjung yang datang, cukup membayar retribusi parkir. Sementara untuk harga tiket masuk (HTM) , sudah ditiadakan.

Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Ashar mengatakan, hal yang cukup dilematis berkaitan dengan wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai.

Di satu sisi, keamanan mereka harus tetap terjaga, namun disisi lain kemampuan anggaran daerah bisa dibilang cupet untuk menambah jaminan asuransi, seandainya terjadi hal-hal yang tidak diharapkan.

Apalagi dikawasan wisata Pantai Pancer Door yang sudah di tetapkan sebagai kawasan terbuka publik.

Meski di destinasi wisata pantai lainnya, seperti halnya Pantai Klayar, sambung Ayub, para wisatawan yang membayar tiket masuk sudah include mendapatkan perlindungan asuransi.

“Ini perlunya ada pembahasan lebih masif lagi dengan pihak pengelola. Peran media sangat dibutuhkan sebagai fungsi kontrol sosial, untuk memberi masukan,” kata Kapolres Ayub, di sela-sela media gathering dengan insan media, Jum’at (4/7/2025).

Ayub menyadari, di satu sisi para wisatawan harus mendapatkan jaminan keamanan saat mereka berada di kawasan wisata.

Tentu hal tersebut berbanding positif dengan konsekuensi penambahan tarif masuk.

Sementara disisi berbeda, ketika wisatawan dikenakan penambahan tarif masuk, dampak negatifnya, kunjungan wisata terus menurun, yang akan berimbas menurunnya pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor wisata.

“Saya pernah diskusi sama Kepala Dinas Pariwisata. Beliau bilang, seandainya tiket masuk kita naikan lima ribu saja, kunjungan wisata terus merosot.

Maka inilah perlunya masukan-masukan dari semua pihak termasuk insan media agar bagaimana kunjungan wisata terus bertambah, namun di satu sisi mereka juga mendapatkan jaminan keamanan,” tegasnya. (Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian