Kabid Bina: Perlunya Melestarikan Pohon Ayoman
Pacitan,Liputan68.com- Pohon ayoman sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan lingkungan hidup.
Pernyataan tersebut seperti disampaikan, Kepala Bidang Peningkatan Pengelolaan Kapasitas Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pacitan, Bina Manunggal Jati, Jumat (18/7/2025).
Menurut Bina ada sejumlah manfaat dari pelestarian pohon ayoman. Yaitu sebagai penghasil oksigen.
“Pohon menghasilkan oksigen melalui proses fotosintesis, yang sangat penting untuk kehidupan manusia dan hewan,” ujarnya.
Selain itu juga mengurangi polusi. Pohon, lanjut Bina, dapat menyerap polutan dan partikel-partikel kecil di udara, sehingga mengurangi polusi udara.
“Pohon juga dapat membantu mengatur suhu dan kelembaban udara, sehingga mengurangi efek perubahan iklim. Selin itu juga mencegah erosi. Sebab akar pohon dapat menahan tanah dan mencegah erosi, sehingga mengurangi risiko banjir dan longsor,” jelas dia.
Masih dikesempatan yang sama, Bina juga mengungkapkan, bahwa keberadaa pohon juga sebagai sarana pendukung keanekaragaman hayati.
Pohon dapat menjadi habitat bagi berbagai jenis hewan dan tumbuhan, sehingga mendukung keanekaragaman hayati. “Untuk melestarikan pohon, kita dapat melakukan beberapa hal. Misalnya menanam pohon.
Menanam pohon di lahan yang kosong atau di sekitar rumah dapat membantu meningkatkan jumlah pohon dan mengurangi polusi udara.
Merawat pohon yang sudah ada dengan memberikan air, pupuk, dan perlindungan dari hama dan penyakit dapat membantu menjaga kesehatan pohon,” jelas pejabat eselon IIIB ini.
Dan yang paling pamungkas, Bina mengajak untuk mengurangi penebangan.
Bina menegaskan, mengurangi penebangan pohon yang tidak perlu dapat membantu menjaga jumlah pohon dan mengurangi kerusakan lingkungan. ” Ini juga bagian dari mendukung program pelestarian pohon yang dilakukan oleh pemerintah atau organisasi lingkungan, sehingga dapat membantu meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam melestarikan pohon,” tukasnya.(Red/yun).

Tinggalkan Balasan