Liputan BERITA

Filosofi Politik “Nandur Dulur”. ASB: Membantu Mengutamakan Kepentingan Bersama dan Mempromosikan Kerja Sama Antara Berbagai Pihak

Ditulis oleh Liputan68 pada 19 Juli 2025 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan68.com- Filosofi politik “Nandur Dulur” yang diterapkan oleh Ketua DPRD Pacitan, Arif Setia Budi, menunjukkan pendekatan yang unik dan berbasis pada kearifan lokal.

Nandur dalam bahasa Jawa berarti menanam, sedangkan dulur berarti saudara atau kerabat. “Filosofi ini dapat diartikan sebagai menanamkan rasa kekeluargaan atau membangun hubungan yang harmonis,” ujar politikus yang akrab disapa ASB ini, Sabtu (19/7/2025).

Dalam konteks politik, sambung dia, filosofi Nandur Dulur dapat diartikan sebagai upaya untuk membangun hubungan yang harmonis dan kekeluargaan antara masyarakat, pemerintah, dan wakil rakyat.

Beberapa prinsip yang terkandung dalam filosofi ini diantaranya membangun kepercayaan.

Dengan menanamkan rasa kekeluargaan, ASB akan dapat membangun kepercayaan antara masyarakat dan pemerintah.

Yang kedua adalah mengutamakan kepentingan bersama. Filosofi Nandur Dulur ini, yang menurut ASB, dapat membantu mengutamakan kepentingan bersama dan mempromosikan kerja sama antara berbagai pihak.

“Membangun hubungan yang harmonis, akan dapat mengembangkan komunikasi yang efektif dan memecahkan masalah yang dihadapi oleh masyarakat.

Dengan menerapkan filosofi Nandur Dulur, juga dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempromosikan pembangunan yang berkelanjutan di Pacitan,” tutur politikus Demokrat ini.(Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian