Dari Kandang Sederhana, Tumbuh Harapan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Warga Arjosari
Pacitan,Liputan68.com-Upaya memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus menjaga ketahanan pangan dapat dimulai dari usaha-usaha produktif di tingkat desa. Semangat itulah yang terlihat dalam kunjungan Staf Ahli Bupati Pacitan Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan ke peternakan ayam petelur di RT 02 RW 06, Dusun Semo, Desa Arjosari, Kabupaten Pacitan, Rabu (19/8/2026) kemarin.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari perhatian terhadap geliat usaha peternakan masyarakat yang memiliki potensi untuk terus dikembangkan. Di balik kandang sederhana, terdapat harapan untuk membangun usaha yang tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga ikut menopang ketersediaan pangan bagi masyarakat.
Peternakan ayam petelur tersebut saat ini dihuni sekitar 400 ekor ayam, dengan rata-rata usia 16 minggu. Pada usia tersebut, ayam mulai memasuki fase belajar bertelur atau masa awal produksi. Seiring bertambahnya usia dan tercapainya masa produksi optimal, produktivitas ayam diharapkan terus meningkat.
Saat ini, produksi telur rata-rata mencapai sekitar 2–3 kilogram per hari. “Angka tersebut menjadi awal dari perjalanan usaha yang masih memiliki ruang besar untuk berkembang melalui pengelolaan kandang, pakan, kesehatan ternak, serta manajemen produksi yang dilakukan secara konsisten,” ujarnya.
Bagi usaha peternakan rakyat, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh jumlah ternak yang dipelihara. Kebersihan kandang, kualitas dan kecukupan pakan, pengendalian penyakit, pencatatan produksi, hingga pengelolaan limbah menjadi bagian penting agar usaha dapat berjalan efisien dan berkelanjutan.
Karena itu, keberadaan peternakan ayam petelur di tingkat desa memiliki arti yang lebih luas. “Selain menjadi sumber pendapatan bagi pengelola, produksi telur juga berpotensi mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat sekitar. Ketika dikelola secara baik, usaha peternakan rakyat dapat tumbuh menjadi bagian dari mata rantai ekonomi lokal yang memberikan manfaat bagi banyak pihak,”jelasnya.
Kunjungan Staf Ahli Bupati Pacitan tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian terhadap potensi ekonomi masyarakat yang tumbuh dari bawah. Pengembangan sektor peternakan di desa diharapkan tidak berhenti pada peningkatan jumlah ternak, tetapi juga diarahkan pada penguatan tata kelola usaha agar mampu bertahan dan berkembang dalam jangka panjang.
Dari sebuah kandang di Dusun Semo, Desa Arjosari, tersimpan sebuah pesan sederhana: ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat dapat dibangun melalui kerja nyata, ketekunan, dan pengelolaan potensi lokal secara berkelanjutan.
Semoga usaha peternakan ayam petelur tersebut terus berkembang, semakin produktif, dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi pengelolanya. Lebih dari itu, keberadaannya diharapkan turut memperkuat ketersediaan pangan serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Arjosari dan wilayah sekitarnya.(Red/yun).

Tinggalkan Balasan