Liputan BERITA

Regenerasi Berjalan, Gagarin Bakal Absen Sebagai Kandidat Ketua DPD Golkar Pacitan. Sebut Nama Lancur, Prabowo Dan Sri Widowati, Kader Yang Memenuhi Kriteria PDLT

Ditulis oleh Liputan68 pada 31 Juli 2025 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan68.com- Wakil Bupati Pacitan, Gagarin dipastikan tidak akan maju dalam pemilihan calon Ketua DPD Partai Golkar Pacitan, yang akan dihelat melalui Musda Kabupaten, waktu dekat ini.

Seperti diketahui, Gagarin sampai detik ini masih menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Pacitan. Namun belakangan, sempat menggelinding spekulasi tentang kemungkinan dirinya bergabung dengan Partai Demokrat karena penampilannya pada acara Retreat Partai Demokrat Nasional yang dihelat 4-6 Juli lalu di kampung halaman sang pendiri partai, yaitu SBY, di Pacitan.

Kendati begitu, hal tersebut belum terbukti. Dan Gagarin masih aktif sebagai Ketua DPD Golkar Pacitan sampai saat ini.

Saat dikonfirmasi diruang kerjanya, mantan Pimpinan DPRD tiga periode ini menegaskan, atas arahan dari pimpinan baik dilevel provinsi maupun pusat, kalau dirinya memang tidak tampil sebagai kontestan di Musda Golkar Pacitan, yang akan digelar Agustus mendatang.

“Atas arahan pimpinan, saya tidak akan maju mencalonkan diri. Biar regenerasi berjalan,” kata Gagarin, Kamis (31/7/2025).

Menurut orang nomor dua di Pemkab Pacitan ini, Golkar menerapkan prinsip PDLT dalam melakukan penjaringan kader. Termasuk menentukan kader yang akan dicalonkan sebagai Ketua DPD.

PDLT tersebut, kata Gagarin, yaitu Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan Tidak Tercela. “PDLT ini menjadi prinsip utama di internal Golkar untuk menjaring dan memilih calon Ketua DPD nantinya,” jelas dia.

Disinggung soal calon, Gagarin mengatakan ada beberapa nama yang mungkin telah memenuhi kriteria PDLT. Ia menyebut seperti Lancur Susanto, Prabowo, Sri Widowati dan lainnya. “Kita masih menunggu arahan lebih lanjut dari provinsi maupun pusat terkait mekanisme dan waktu pelaksanaan Musda. Ya Agustus inilah InsyaAllah akan digelar (Musda Kab Golkar),” ungkapnya.

Terkait hak suara, Gagarin menyebut semua pengurus kecamatan (PK) di 12 kecamatan. Satu PK satu suara. Kemudian pengurus DPD satu suara dan organisasi yang didirikan atau yang mendirikan Partai Golkar, satu suara.

Selain itu, untuk pengurus provinsi satu suara dan satu suara untuk Dewan Pertimbangan DPD Golkar Pacitan. “Organisasi yang didirikan atau yang mendirikan Partai Golkar, jumlahnya ada delapan, termasuk Hasta Karya dan lainnya. Mereka hanya mendapatkan hak satu suara,” jelas Gagarin.

Sementara itu seperti diketahui, pada pemilihan Bupati Pacitan 2024, Gagarin maju sebagai pasangan calon wakil bupati bersama Indrata Nur Bayuaji dan mendapatkan nomor urut 2.

Koalisi tujuh partai besar, termasuk Golkar, mengusung pasangan dengan slogan Nyawiji-Sumrambah ini. (Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian