Liputan DAERAH

Yos Dogon Minta Pemerintah Perhatikan Jalan HTI Maulafa: “Akses Vital Warga Jangan Dibiarkan Rusak”

Ditulis oleh Liputan68 pada 30 Oktober 2025 ⏱️ 2 Menit Baca

NTT, Liputan68.com- Anggota DPRD Kota Kupang dari Fraksi Golkar, Jemari Yoseph Dogon, yang akrab disapa Yos Dogon, meminta pemerintah kota untuk segera memperhatikan kondisi Jalan HTI Maulafa yang kini rusak parah dan sering menjadi lokasi genangan air.

Jalan tersebut merupakan jalur utama yang menghubungkan wilayah Maulafa menuju kawasan BTN melalui Jalan S.D. Laning, dan menjadi akses penting bagi kegiatan ekonomi masyarakat.

Hal ini disampaikan Yos Dogon dalam kegiatan reses di RT 012/RW 004 Kelurahan Maulafa, yang digelar di rumah Blasius Tanesi, salah satu tokoh masyarakat setempat, pada pukul 17.00 hingga 18.30 WITA pada Kamis, 30 Oktober 2025.

Kegiatan reses yang berlangsung di belakang Kantor Camat Maulafa itu dihadiri oleh 80-an warga yang antusias menyampaikan aspirasi mereka terkait kondisi infrastruktur di lingkungan tersebut.

Dalam pertemuan itu, Yos Dogon menerima banyak keluhan tentang jalan berlubang dan rusak berat di beberapa gang yang menjadi jalur aktivitas warga.

Menurutnya, kondisi ini sangat mempengaruhi arus transportasi dan perputaran ekonomi masyarakat lokal.

“Jalan lingkungan seperti di Maulafa ini sangat vital. Bukan hanya untuk akses rumah tangga, tetapi juga sebagai jalur ekonomi warga. Karena itu, pemerintah perlu memberi perhatian serius,” tegas Yos Dogon.

Politisi senior Golkar yang telah tiga periode duduk di DPRD Kota Kupang ini menambahkan, apa yang dilakukan masyarakat secara swadaya dengan membangun pondasi penahan air di titik jalan rusak adalah bentuk kepedulian yang patut diapresiasi.

Namun, menurutnya, upaya warga tersebut belum cukup tanpa dukungan nyata dari pemerintah kota.

“Kita harus apresiasi inisiatif warga yang bergotong royong memperbaiki jalan, tapi ini seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah. Jalan yang baik adalah hak masyarakat,” ujarnya.

Melalui hasil reses ini, Yos Dogon berkomitmen untuk memperjuangkan perbaikan jalan HTI Maulafa dan sejumlah gang vital lainnya agar masuk dalam program prioritas pembangunan infrastruktur Kota Kupang tahun mendatang.

“Jalan adalah nadi kehidupan warga. Kalau aksesnya lancar, ekonomi juga bergerak,” tutupnya.***

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian