Liputan BERITA

Staf Ahli Bupati Prayitno Dorong Ayam Petelur Jadi Penyangga Ekonomi Pacitan di Tengah Tekanan Krisis Berkepanjangan

Ditulis oleh Liputan68 pada 5 Januari 2026 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan68.com- Di tengah tekanan ekonomi yang kian menghimpit daya beli masyarakat, Pemerintah Kabupaten Pacitan mulai mengarahkan fokus pada sektor riil yang dinilai paling tahan terhadap gejolak.

Usaha peternakan ayam petelur menjadi salah satu pilihan strategis yang didorong sebagai penyangga ekonomi rakyat sekaligus penguat ketahanan pangan daerah.

Staf Ahli Bupati Pacitan Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Prayitno, menegaskan bahwa telur merupakan komoditas pangan yang memiliki permintaan stabil, mudah diproduksi, dan relatif terjangkau oleh semua lapisan masyarakat.

Kondisi tersebut menjadikan ayam petelur sebagai sektor usaha yang realistis untuk dikembangkan di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

“Ketika tekanan ekonomi meningkat, masyarakat membutuhkan usaha yang cepat berputar dan pasarnya jelas. Ayam petelur menjawab kebutuhan itu,” ujar Prayitno, Senin (5/1/2026).

Selain menopang konsumsi rumah tangga, produksi telur juga dinilai krusial dalam mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis. Program ini menuntut ketersediaan pasokan protein hewani yang konsisten, berkualitas, dan idealnya bersumber dari daerah sendiri agar nilai ekonominya tidak keluar dari Pacitan.

Menurut Prayitno, pengembangan peternakan ayam petelur bukan semata soal produksi pangan, tetapi juga tentang menciptakan efek berantai bagi perekonomian lokal. Mulai dari penyerapan tenaga kerja, kebutuhan pakan, hingga distribusi hasil produksi, semuanya berpotensi menggerakkan ekonomi desa.

“Jika dikelola dengan baik, peternakan ayam petelur dapat menjadi pengungkit ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja, sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga,” tegasnya.

Mantan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindustrian ini menambahkan, pemerintah daerah berharap masyarakat berani membaca peluang dan tidak ragu mengembangkan usaha produktif yang berkelanjutan. Dengan dukungan kebijakan dan sinergi lintas sektor, ayam petelur diyakini mampu menjadi salah satu tulang punggung ekonomi Pacitan di tengah tantangan zaman.(Red/yun)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian