Jalan Nasional Berlubang di Jantung Kota Pacitan, Ancaman Nyata Keselamatan Pengendara
Pacitan,Liputan 68.com- Kondisi ruas jalan nasional di kawasan Kota Pacitan kian memprihatinkan. Sejumlah titik jalan tampak berlubang dan menganga, menciptakan ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor yang melintas setiap hari.
Pantauan di lapangan menunjukkan, lubang-lubang jalan tersebut tersebar sporadis namun masif, terutama di sepanjang Jalan Gatot Subroto, mulai dari persimpangan lampu merah Mbah Dewo hingga Perempatan Cuik. Kerusakan jalan ini tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga berpotensi memicu kecelakaan.
Di beberapa titik, lubang terlihat cukup dalam dan lebar, sehingga kerap โmenjebakโ kendaraan yang melintas. Kondisi semakin berbahaya saat malam hari atau ketika hujan turun, karena genangan air menutup lubang dan mengaburkan pandangan pengendara.
Agus, salah seorang pengendara yang ditemui di lokasi, mengungkapkan bahwa kerusakan tersebut sudah berlangsung cukup lama tanpa penanganan yang jelas. Menurutnya, ruas dari SPBU ke arah selatan hingga Perempatan Cuik menjadi area paling rawan.
โLubangnya sudah lama, tapi belum ada perbaikan. Kalau malam atau hujan, lubang nggak kelihatan sama sekali. Banyak pengendara motor yang sering hampir jatuh atau terjebak,โ ujar Agus, Ahad (25/1/2026).
Ia menilai, kondisi tersebut sangat berbahaya dan seharusnya menjadi perhatian serius pihak berwenang. Sebab, jalan nasional merupakan jalur vital dengan intensitas lalu lintas tinggi yang digunakan masyarakat untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan darurat.
Secara regulasi, jalan nasional berada di bawah kewenangan pemerintah pusat melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) atau Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemeliharaan Jalan Nasional (PJN). Oleh karena itu, keterlambatan perbaikan menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pemantauan dan pemeliharaan rutin infrastruktur jalan di daerah.
Hingga berita ini diturunkan, wartawan belum memperoleh konfirmasi resmi dari pihak UPT Pemeliharaan Jalan Nasional (PJN) Pacitan terkait rencana perbaikan maupun alasan belum ditanganinya kerusakan tersebut.
Masyarakat berharap, pemerintah tidak menunggu jatuhnya korban untuk bertindak. Perbaikan jalan bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan bentuk nyata perlindungan negara terhadap keselamatan warganya.(Red/yun).

Tinggalkan Balasan