LIPUTAN68.COM – MEDAN – Bappelitbang Sumatera Utara, bekerja sama dengan Kementerian PPN/Bappenas melalui Program Low Carbon Development Initiative (LCDI) 2, menyelenggarakan Pelatihan Penggunaan AKSARA untuk Pemantauan, Evaluasi, dan Pelaporan Aksi Pembangunan Rendah Karbon. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (3-4 maret) di Medan ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai pemangku kepentingan di provinsi Sumatera Utara.
Peserta berasal dari perwakilan kabupaten/kota di Sumatera Utara, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumut, sektor swasta, lembaga swadaya masyarakat (NGO), hingga kalangan akademisi. Antusiasme peserta cukup tinggi karena AKSARA merupakan sistem yang wajib dioperasikan oleh daerah untuk sinkronisasi data pembangunan rendah karbon dengan pemerintah pusat.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Perekonomian dan Sumberdaya Alam (PSDA) Bappelitbang Sumut, Sry Puspa Sari. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peningkatan kapasitas daerah dalam memanfaatkan sistem AKSARA sebagai instrumen utama pelaporan aksi pembangunan rendah karbon.
Dalam sambutannyanya, beliau menyampaikan “Melalui AKSARA, kita diharapkan mampu mengintegrasikan data aksi pembangunan rendah karbon secara lebih sistematis, memantau capaian kinerja secara periodik dan terukur, melakukan evaluasi berbasis bukti (evidence based evaluation), serta menyusun laporan yang akurat, transparan, dan akuntabel.”
Lebih lanjut, Sry Puspa Sari menjelaskan bahwa implementasi AKSARA bukan hanya mengenai keterampilan teknis, namun juga perubahan paradigma kerja.
