Liputan DAERAH

Kabupaten Ngada Paling Aktif 2025, Bulog NTT Imbau Pemda Rajin Ajukan GPM Agar Menjangkau Pelosok

Ditulis oleh Editor NTT pada 26 Maret 2026 ⏱️ 2 Menit Baca

NTT, Liputan68.com- Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mengimbau pemerintah daerah (Pemda) untuk lebih aktif dan rutin mengajukan permohonan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM), guna memastikan distribusi pangan dapat menjangkau hingga ke wilayah pelosok.

Wakil Pimpinan Bulog Kanwil NTT, Ramaijon Purba, menegaskan bahwa Bulog siap menyiapkan kebutuhan GPM di berbagai daerah selama ada permintaan resmi dari Pemda.

“Silakan Pemda mengajukan permohonan kepada kami agar bisa kami siapkan. Berdasarkan data tahun 2025, daerah yang paling sering melaksanakan Gerakan Pangan Murah atau operasi pasar murah adalah Kabupaten Ngada,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam momen kunjungan Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PKB, Usman Husin, yang melakukan inspeksi langsung ke gudang Perum Bulog NTT di kawasan Alak, Kota Kupang pada 16 Maret 2026 lalu.

Ia menambahkan, jangkauan GPM dapat diperluas hingga daerah terpencil. “Kalau ingin sampai ke pelosok tentu bisa, yang penting ada permintaan dari pemerintah daerah,” tegasnya.

Sepanjang tahun 2025, Kabupaten Ngada tercatat sebagai daerah dengan pelaksanaan GPM terbanyak di NTT. Kegiatan ini turut melibatkan berbagai pihak seperti TNI, Polri, dan PT Pos Indonesia.

Sebanyak 175 kali GPM digelar di Ngada dengan total penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) mencapai 358.000 kilogram.

Capaian ini mencerminkan peran aktif daerah dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Dari sisi infrastruktur, Bulog NTT didukung oleh 10 kantor cabang dan 21 kompleks gudang yang tersebar di berbagai wilayah, mencakup Pulau Flores, Sumba, dan Timor. Jaringan ini menjadi kekuatan utama dalam memastikan distribusi pangan berjalan merata.

Bulog berharap sinergi dengan Pemda terus diperkuat, sehingga program GPM dapat semakin luas menjangkau masyarakat, terutama di wilayah pelosok yang membutuhkan.***

Ditulis oleh Editor NTT

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian