Roadshow Survey Geosite Gunung Sewu Digelar, Pacitan Bersiap Sambut Pra Revalidasi UNESCO Global Geopark
Pacitan,Liputan68.com-Persiapan menuju pra-revalidasi Gunung Sewu UNESCO Global Geopark (UGGp) memasuki tahapan penting. Tim pengelola Gunung Sewu UGGp menjadwalkan Roadshow Survey Geosite di tiga wilayah yang menjadi bagian kawasan geopark, yakni Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Pacitan, dan Kabupaten Gunungkidul.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa, 29 September hingga Kamis, 1 Oktober 2026. Kabupaten Pacitan mendapat giliran pada Rabu, 30 September 2026, dengan titik kumpul di Museum Karst Indonesia.
Kepala Bagian Pemerintahan dan Kerja Sama Sekretariat Daerah Kabupaten Pacitan, Hesti Suteki, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan menghadapi proses pra-revalidasi Gunung Sewu UGGp.
Menurutnya, survey geosite menjadi momentum untuk melihat secara langsung kesiapan sejumlah situs geologi yang menjadi bagian penting dari kawasan Gunung Sewu.
“Roadshow survey tidak sekadar menjadi kegiatan lapangan. Kegiatan ini menjadi ruang untuk memastikan berbagai unsur pendukung geopark tetap terjaga, mulai dari kondisi geosite, pengelolaan, aspek edukasi, konservasi, hingga keterlibatan masyarakat,” kata Hesti, Rabu (30/9).
Untuk wilayah Pacitan, kegiatan dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Tim akan melakukan peninjauan terhadap geosite yang menjadi bagian dari kawasan Gunung Sewu di wilayah tersebut.

Gunung Sewu sendiri merupakan kawasan geopark yang membentang melintasi Gunungkidul, Pacitan, dan Wonogiri. Kekayaan bentang alam karst menjadi salah satu ciri utama kawasan ini sekaligus menjadi modal penting dalam pengembangan konservasi, pendidikan, dan pariwisata berkelanjutan.
Hesti menambahkan, keterlibatan pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan status Gunung Sewu sebagai UNESCO Global Geopark.
Hesti menegaskan, rangkaian roadshow diawali dengan survey geosite di Kabupaten Wonogiri pada Selasa, 29 September 2026. Setelah Pacitan, kegiatan dilanjutkan di Kabupaten Gunungkidul pada Kamis, 1 Oktober 2026, dengan titik kumpul di Geosite Goa Jomblang.
“Pra-revalidasi menjadi tahapan penting untuk melihat sejauh mana pengelolaan kawasan Gunung Sewu berjalan sesuai prinsip dan standar UNESCO Global Geopark. Karena itu, kesiapan setiap wilayah yang berada dalam kawasan geopark menjadi bagian yang tak terpisahkan dari upaya mempertahankan keberlanjutan dan nilai Gunung Sewu di tingkat global,”pungkasnya.(Red/yun).

Tinggalkan Balasan