Perkuat Sinergi Antardaerah, Pemkab Pacitan Jajaki Kerja Sama dengan Trenggalek
Pacitan,Liputan68.com-Upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi antardaerah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Pacitan. Kali ini, Pemkab Pacitan bersiap melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, untuk membahas peluang kerja sama daerah yang berpotensi mendukung pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Kunjungan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 21 Oktober 2026, bertempat di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Trenggalek, Jalan A. Yani Nomor 1, Trenggalek.
Kepastian penerimaan kunjungan itu tertuang dalam surat Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek tertanggal 19 Oktober 2026, Nomor 100.3/711/406.001.1/2026. Surat tersebut merupakan tindak lanjut atas permohonan kunjungan kerja yang sebelumnya disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan pada 13 Oktober 2026.
Kepala Bagian Pemerintahan dan Kerja Sama Sekretariat Daerah Kabupaten Pacitan, Hesti Suteki, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan mempererat hubungan kelembagaan antara Pemerintah Kabupaten Pacitan dan Pemerintah Kabupaten Trenggalek.
Menurutnya, kerja sama antardaerah memiliki arti penting dalam membuka ruang pertukaran gagasan, pengalaman, serta praktik penyelenggaraan pemerintahan yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan potensi masing-masing daerah.
“Melalui kunjungan kerja ini, kami berharap terbangun komunikasi dan sinergi yang semakin kuat antara Pemerintah Kabupaten Pacitan dan Pemerintah Kabupaten Trenggalek, khususnya dalam pembahasan kerja sama daerah yang dapat memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak,” ujar Hesti Suteki, Selasa (20/10).
Bentuk kerja sama teknis yang direncanakan meliputi penyediaan stok cadangan pangan di pasar-pasar perbatasan serta pemanfaatan sumber daya air di wilayah perbatasan Kecamatan Sudimoro dan Kecamatan Panggul.
“Namun demikian, untuk kepentingan kami, fokus kerja sama yang diharapkan lebih diarahkan pada pemanfaatan sumber air yang berada di wilayah Wonocoyo dan Terbis. Harapannya, kerja sama ini dapat menjadi solusi dalam mendukung pemenuhan kebutuhan air bagi masyarakat, sekaligus mendorong pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya air secara optimal, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah perbatasan,”tuturnya.
Pembahasan kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertemuan formal, tetapi dapat menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi peluang kolaborasi yang konkret, saling menguntungkan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Kedekatan wilayah serta kesamaan tantangan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan menjadi modal penting bagi kedua kabupaten untuk saling belajar dan memperkuat kapasitas daerah.
Pertemuan ini, lanjut Hesti, juga menjadi momentum untuk memperluas jejaring kemitraan pemerintahan sekaligus menggali berbagai potensi kerja sama yang dapat mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah.
Dengan terjalinnya komunikasi dan koordinasi yang baik, kerja sama antara Kabupaten Pacitan dan Kabupaten Trenggalek diharapkan mampu berkembang menjadi kolaborasi berkelanjutan. “Bukan sekadar mempererat hubungan antarpemerintah daerah, melainkan juga menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di kedua wilayah,” tukasnya.(Red/yun).

Tinggalkan Balasan