
KUPANG-LIPUTAN68.COM
Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) ,Petrus Selestinus menuturkan bahwa mutasi sejumlah Kapolda secara serentak di beberapa Polda,termasuk Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat, tidak bisa dilepaskan dari kondisi politik akhir-akhir ini memanas kembali, terkait kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia yang membuat suhu politik kian panas dan harapan publik yang tinggi atas berlangsungnya proses hukum yang adil bagi semua pihak.
“Karena itu aroma mutasi beberapa Kapolda kali ini suka tidak suka tidak bisa dipisahkan dengan situasi Jakarta dan Jawa Barat akibat manuver Rizieq Shihab yang begitu tiba di yanah air langsung gas pool dengan mengumpulkan puluhan ribu simpatisan dan jemaatnya dengan seruan revolusi akhlak yang berdara-darah dan ajak rekonsoliasi damai,”kata Petrus kepada media ini,Selasa,(17/11/2020).
Lanjut Petrus,publik berharap mutasi Kapolda kali ini harus memberi warna baru dan harapan baru dalam penegakan hukum khususnya terhadap sejumlah belasanĀ kasus Rizieq Shihab yang selama 3,5 tahun berjalan proses hukumnya tidak jalan alias macet Padahal penyelidikannya sudah cukup,hanya tinggal ditingkatkan ke penyidikan dan disertai upaya paksa lebih lanjut.
BUKA LAGI KASUS YANG SUDAH DI SP3.
