Liputan BERITA

Pasca Sebut Wartawan Goblok, Eks Ketua Komite SMPN 1 Pacitan Minta Maaf

Ditulis oleh Liputan68 pada 27 September 2023 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan – Pasca tulisan yang dilayangkan oleh mantan Ketua Komite Sekolah SMPN 1 Pacitan, yang menyebut wartawan ‘goblok’ di grup WhatsApp dan tersebar hingga di grup Forum Pewarta Pacitan (FPPA) beberapa hari lalu, kini eks komite itu minta maaf.

Permintaan maaf tersebut disampaikan langsung oleh yang bersangkutan, ketika diundang FPPA untuk hadir di Balai Wartawan Pacitan, Jalan Dr. Sutomo Nomor 55, Rabu (27/09/2023).

BACA JUGADesas-Desus Mutasi Pejabat Pemkab Pacitan Terus Mengemuka. Ini Skenarionya, 67-40/Plt 40-41 dan Kalak BPBD- AE 45?

Ia dihadirkan di Balai Wartawan, diminta untuk klarifikasi terkait maksud apa yang diluapkan hingga membuat gaduh profesi jurnalis di kota 1001 gua.

Dalam klarifikasinya itu, eks Komite yang dulunya juga seorang wartawan di media ternama, tidak menampik apa yang ia tuliskan.

BACA JUGAHarga Pertamax Naiknya, Banyak Beralih ke BBM Pertalite

“Itu (tulisan) saya (grup WhatsApp Komite SMA). Menjawab kejengkelan saya kepada Ketua Komite SMA, karena membawa perkara di luar SMA. Spontan itu saya tulis,” ucap Mohammad Widiyanto, mantan Ketua Komite SMPN 1 Pacitan.

Widi pun tidak mengira, jika celoteh yang dituliskan di grup tersebut akan menjadi serius. Namun demikian, ia minta maaf telah menyinggung profesi yang dulu pernah ia geluti bertahun-tahun.

BACA JUGAFenomena Gaya Hidup Baru Pemilihan Jenis Masker Ditengah Badai Pandemi Covid-19. Bagaimana Perspektif IDI Pacitan?

“Saya minta maaf kepada teman-teman wartawan di Pacitan, dan di mana pun. Saya tidak menyangka persoalan kecil ini jadi besar. Saya tidak menyangka seserius ini,” ungkapnya, sembari berjanji tidak akan mengulangi sebab yang membawanya hingga sejauh ini.

Sebelumnya, Widi menulis ujaran kebencian kepada wartawan di grup WhatsApp Komite. Lantas, tulisan itu pun tersebar sampai grup wartawan Pacitan. Seketika, tulisan dengan nada kebencian dari seorang mantan wartawan itu seolah mematik api permusuhan.

BACA JUGAIni Pesan Pengusaha Muda Pacitan, Imam Wahyudi: Filosofi Tanah, Yang Rela Diinjak, Namun Tetap Memiliki Nilai Ekonomis Tinggi

Namun demikian, inisiatif FPPA mengundang eks komite untuk klarifikasi atas ketikan jemarinya di aplikasi perpesanan. Pertemuan itu membuahkan hasil. Widi akhirnya minta maaf, dan wartawan di Pacitan legawa menerima maaf tersebut.

Perlu diketahui, peristiwa ini adalah buntut dari pemberitaan terkait protesnya walimurid SMPN 1 Pacitan,yang merasa keberatan terkait sumbangan sukarela yang dibebankan kepada walimurid. (Red/Yul)

BACA JUGAPeringati HUT Kemerdekaan RI ke-75, Riana Sari Arinal Melepas Kegiatan Sosial Perempuan Golkar Bersatu

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian