Kepedulian Anggota Fraksi Golkar DPRD Pacitan, Arief Nurman Hidayat Kepada Petani Di Wilayahnya. Terimakasih Bulog, Kedepan Semoga Ada Ekspansi Untuk Memborong Jagung Di Kecamatan Nawangan-Bandar
Pacitan,Liputan68.com- Ditengah terpaan badai ekonomi yang semakin sulit, petani di Pacitan bisa sedikit bernafas lega.
Pasalnya, hasil panenan padi mereka dibeli oleh Gudang Semi Permanen (GSP) Perum Bulog setempat dengan harga lumayan bagus.
Anggota Fraksi Partai Golkar, DPRD Pacitan, Arief Nurman Hidayat, mengaku bersyukur petani di daerah pemilihannya, yaitu meliputi Kecamatan Nawangan-Bandar bisa memetik hasil pertaniannya.
Meski hasil panenan ini kali, sambung Arief, tidak begitu optimal. Namun begitu perhatian dari Perum Bulog terhadap petani di wilayah Utara, sudah sangat membantu.
Tentu diharapkan, momen seperti ini akan menjadi spirit baru, agar para petani lebih giat lagi bercocok tanam.
Sehingga program swasembada pangan sebagaimana dicanangkan Presiden Prabowo bisa segera terwujud.
“Petani senang Mas (wartawan). Musim panen telah tiba. Untuk panenan kali ini lebih senang lagi. Sebab, hasil panen dari sawah di beli sama Bulog dengan harga Rp 6500 per kg,” ujar politikus beringin ini, melalui jaringan pribadi aplikasi chatting WhatsApp, Senin (5/5/2025).
Sebagai wakil rakyat, Arief mengaku ikut bersuka-cita kalau petani di wilayah binaannya bisa memetik hasil panenan.
“Sayangnya panenan masih kurang maksimal. Biarpun hasil baik, aman dari hama, tapi benih sudah turunan kedua dan ada yang ketiga. Sebab pas waktu penanaman modal, petani nggak ada untuk beli benih,” jelasnya.
Berangkat dari persoalan tersebut, Arief yang saat ini tergabung di Komisi II, DPRD Pacitan berharap kepada perangkat daerah terkait bisa memberikan bantuan benih di saat musim labuh nanti.
“Begitupun untuk pembelian hasil panenan dari Bulog bisa lebih meluas. Sebab sementara ini baru beberapa wilayah di Desa Jeruk, Kecamatan Bandar.
Semoga kedepan, Bulog bisa melakukan ekspansi ke semua desa di Kecamatan Bandar dan Nawangan. Selain itu, Bulog diharapkan juga bisa membeli panenan jagung, yang sekarang ini semakin ditinggal petani, karena hasilnya kurang menguntungkan,” pungkasnya. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan