Liputan BERITA

Cegah Kanker Sejak Dini, Dinkes Pacitan Ajak Perempuan Lebih Peduli Kesehatan

Ditulis oleh Yuyun Abdhi pada 18 September 2026 • ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan68.com-Kanker dapat menyerang siapa saja, tanpa mengenal usia, latar belakang, maupun strata sosial. Bagi perempuan, sejumlah jenis kanker seperti kanker payudara, kanker leher rahim (serviks), dan kanker ovarium menjadi perhatian serius karena dapat berdampak besar terhadap kualitas hidup.

Upaya pencegahan pun dinilai jauh lebih penting daripada menunggu penyakit datang. Kesadaran untuk mengenali faktor risiko, menerapkan pola hidup sehat, serta melakukan deteksi dini menjadi langkah yang perlu dibangun sejak sekarang.

Kepala Dinas Kesehatan Pacitan, dr. Daru Mustikoaji, menjelaskan bahwa pencegahan kanker perlu dimulai dari kepedulian terhadap kondisi tubuh sendiri. Menurutnya, masyarakat, khususnya perempuan, perlu memahami bahwa deteksi dini dapat membantu menemukan kelainan sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih berat.

“Pemeriksaan secara berkala dan mengenali perubahan pada tubuh merupakan bagian penting dari upaya pencegahan,” terang Daru, Jum’at (18/9).

Untuk kanker payudara, perempuan dapat melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) secara rutin. Langkah sederhana tersebut dapat membantu mengenali adanya perubahan, seperti benjolan, perubahan bentuk atau ukuran payudara, perubahan pada kulit, maupun keluarnya cairan yang tidak biasa dari puting.

Selain itu, deteksi dini kanker serviks juga penting dilakukan. Pemeriksaan seperti IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) maupun metode skrining lain yang tersedia di fasilitas kesehatan dapat menjadi bagian dari upaya menemukan lesi prakanker lebih awal.

“Jangan menunggu muncul keluhan berat baru memeriksakan diri. Semakin awal ditemukan, semakin cepat pula penanganannya dapat dilakukan,” lanjutnya.

Pencegahan kanker juga tidak berhenti pada pemeriksaan. Pola hidup sehat memiliki peran penting dalam menekan berbagai faktor risiko. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak aktivitas fisik, menjaga berat badan, menghindari rokok dan paparan asap rokok, serta membatasi konsumsi makanan yang kurang sehat merupakan kebiasaan yang perlu dibangun secara konsisten.

Di sisi lain, perempuan juga perlu membekali diri dengan informasi yang benar mengenai kanker. Tidak sedikit kasus yang terlambat ditangani karena seseorang memilih mengabaikan gejala atau merasa takut untuk memeriksakan diri.

Karena itu, edukasi kesehatan menjadi salah satu kunci. Masyarakat diharapkan tidak menganggap kanker sebagai penyakit yang selalu berakhir dengan kondisi buruk. Dengan pencegahan dan deteksi dini, peluang penanganan dapat menjadi lebih baik.

Dinas Kesehatan Pacitan pun terus mendorong masyarakat agar memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia. “Kesadaran untuk memeriksakan diri bukan semata-mata ketika tubuh telah memberi tanda bahaya, melainkan sebagai bagian dari investasi kesehatan jangka panjang,” jelas Daru.

Sebab, menjaga kesehatan sejatinya bukan tentang menunggu sakit untuk kemudian mencari pertolongan. Ia adalah tentang mengenali tubuh, merawatnya, dan mengambil langkah lebih awal sebelum penyakit memiliki kesempatan untuk berkembang.(Red/yun).

Ditulis oleh Yuyun Abdhi

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian