Liputan BERITA

Cuaca Ekstrem Picu Kenaikan Kasus Influenza di Pacitan, RSUD dr Darsono Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Ditulis oleh Yuyun Abdhi pada 19 September 2026 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan68.com-Perubahan cuaca yang ekstrem belakangan ini perlu diwaspadai masyarakat. Kondisi tersebut tidak hanya memengaruhi aktivitas sehari-hari, tetapi juga dapat meningkatkan risiko munculnya berbagai gangguan kesehatan, termasuk influenza.

Direktur RSUD dr Darsono Pacitan, dr. Johan Tri Putranto, mengungkapkan adanya peningkatan kasus influenza dalam beberapa waktu terakhir. Mayoritas pasien yang mengalami keluhan tersebut berasal dari kalangan anak-anak.

Menurut Johan, kondisi itu menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya para orang tua, agar tidak mengabaikan perubahan kondisi kesehatan anak di tengah cuaca yang tidak menentu.

Ia mengimbau masyarakat untuk memperkuat penerapan pola hidup bersih dan sehat sebagai langkah sederhana untuk mengurangi risiko penularan penyakit.

“Tetap jaga kewaspadaan dan selalu jaga pola hidup bersih. Jangan jajan sembarangan dan pakailah masker ketika sakit. Untuk orang tua, awasi anak-anak,” ujar Johan, Sabtu (19/9).

Langkah pencegahan, kata dia, perlu dimulai dari lingkungan keluarga. Anak-anak menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih karena aktivitas mereka yang cukup tinggi dan interaksi dengan lingkungan maupun teman sebaya.

Menjaga kebersihan tangan, mengonsumsi makanan dan minuman yang bersih serta bergizi, mencukupi waktu istirahat, dan menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang mengalami gejala influenza merupakan bagian penting dalam menjaga daya tahan tubuh sekaligus memutus mata rantai penularan.

Selain itu, penggunaan masker ketika sedang sakit juga menjadi bentuk perlindungan bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang-orang di sekitar.

  • Rumah Sakit Siaga 24 Jam

Di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap influenza, RSUD dr Darsono Pacitan memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan dan siap menghadapi kemungkinan peningkatan jumlah pasien.

Johan mengatakan rumah sakit telah menyiapkan tenaga medis serta unsur kefarmasian untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat selama 24 jam.

“Kita selalu siaga 24 jam untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat tidak panik, namun tetap waspada dan segera mengambil langkah pencegahan ketika muncul gejala penyakit.

Pada prinsipnya, kewaspadaan terhadap influenza tidak harus diwujudkan dengan kekhawatiran berlebihan. Justru, kebiasaan sederhana seperti menjaga kebersihan, memperhatikan asupan makanan, cukup beristirahat, menggunakan masker saat sakit, serta memantau kondisi anak dapat menjadi benteng awal menghadapi penyakit yang mudah menular tersebut.

Terlebih di tengah cuaca ekstrem, menjaga kesehatan menjadi tanggung jawab bersama. Keluarga menjadi lapisan pertama dalam melakukan pencegahan, sementara fasilitas kesehatan bersiap memberikan pertolongan ketika masyarakat membutuhkan pelayanan medis.(Red/yun).

Ditulis oleh Yuyun Abdhi

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian