Liputan BERITA

Budi Satrio Berkumpul Akrab Bersama Para Seniman Musik Di Jimbaran Bali.

Ditulis oleh Aditya putra yasa pada 26 September 2026 • ⏱️ 2 Menit Baca

JIMBARAN, Liputan68.com  — Di bawah langit malam yang lembut, diiringi deburan ombak yang menyapa pesisir Pantai Jimbaran, momen hangat penuh kebersamaan tercipta kala Budi Satrio berkumpul akrab bersama para seniman musik lokal Bali. Suasana yang sarat kehangatan dan semangat seni ini menjadi bukti nyata bagaimana musik mampu menjembatani hati, menyatukan pemikiran, dan melahirkan persaudaraan yang tulus.

Bertempat di salah satu sudut pantai yang ikonik ini, pertemuan yang penuh sukacita tersebut berlangsung sambil bergoyang mengikuti irama petikan gitar, denting nada, dan suara lantang yang menggetarkan jiwa.

Tawa lepas, senyum tulus, serta jempol persetujuan yang saling diberikan menjadi saksi kebersamaan yang begitu berharga sebuah pertemuan yang bukan sekadar berkumpul, melainkan perayaan atas semangat berkarya yang tak pernah padam.

Di hadapan para seniman yang telah lama mencurahkan kemampuan dan hatinya untuk melestarikan dan mengembangkan seni musik di tanah dewata, Budi Satrio menyampaikan ungkapan yang menyentuh sekaligus menginspirasi

Saya merasa sangat terhormat dan bahagia bisa berdiri di sini, di tengah-tengah kalian para pejuang seni yang sejati.

Di pantai Jimbaran yang indah ini, diiringi suara alam yang tak ternilai, saya menyadari satu hal: keindahan Bali tak hanya terlihat dari pemandangannya, tetapi juga dari jiwa-jiwa kreatif yang tak pernah lelah menciptakan melodi, menyanyikan harapan, dan mengabadikan keindahan lewat karya.

“Kalian adalah pewaris sekaligus pelita budaya. Setiap petikan senar, setiap nada yang tercipta, adalah bukti bahwa seni hidup di dada kalian”.ungkap budi

Saya bangga bisa menjadi bagian kecil dari momen ini, berbagi tawa, berbagi irama, dan berbagi semangat.

“Tetaplah berkarya, karena suara kalian bukan sekadar musik itu adalah identitas, kebanggaan, dan warisan yang akan terus dikenang”.tambahan budi

Para seniman yang hadir pun menyambut hangat kata-kata tersebut. Mereka menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas perhatian serta dukungan yang diberikan. Bagi mereka, kehadiran Budi Satrio bukan sekadar sosok yang datang berkunjung, melainkan sahabat yang memahami makna seni dan menghargai jerih payah para penciptanya.

Malam itu pun berakhir dengan kenangan yang tak terlupakan melodi yang terus bergema di angin pantai, senyum yang tak hilang dari wajah, dan janji untuk terus bersinergi demi kemajuan seni musik Bali. Sebagaimana deburan ombak yang tak pernah berhenti menyapa pantai, semangat berkarya para seniman ini pun diharapkan terus mengalir, kuat, dan abadi.

Ditulis oleh Aditya putra yasa

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian