Liputan BERITA

Menyusuri Enam Geosite, Pacitan Bersiap Sambut Revalidasi UNESCO Global Geopark Gunung Sewu 2027

Ditulis oleh Yuniardi Yuniardi pada 11 Oktober 2026 • ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan68.com-Persiapan menuju Revalidasi III UNESCO Global Geopark (UGGp) Gunung Sewu Tahun 2027 mulai diperkuat melalui kegiatan pra-revalidasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Kabupaten Pacitan menjadi salah satu wilayah penting dalam rangkaian kegiatan tersebut, terutama melalui peninjauan sejumlah geosite yang menyimpan kekayaan geologi, bentang alam, serta potensi pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Dalam kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pacitan melalui Bagian Pemerintahan dan Kerja Sama Sekretariat Daerah turut mendukung koordinasi lintas sektor, termasuk mendampingi Tim Penyusun Masterplan Geosite Geopark Gunung Sewu dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta.

Kepala Bagian Pemerintahan dan Kerja Sama Setda Pacitan, Hesti Suteki, menjadi narasumber dalam kegiatan yang diarahkan untuk memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan sekaligus mematangkan langkah strategis menghadapi proses revalidasi UNESCO pada 2027.

“Tahap pertama penyusunan dan peninjauan masterplan difokuskan pada Klaster Timur dan Selatan dengan mencakup enam geosite, yakni Situs Ngrijangan, Situs Baksoka, Teluk Pacitan, Pantai Srau, Pantai Watukarung, dan Pantai Buyutan,” kata Hesti, Ahad (11/10).

Keenam lokasi tersebut merepresentasikan kekayaan alam Pacitan yang tidak hanya bernilai dari sisi geologi, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan lanskap pesisir, potensi wisata, serta kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di sekitarnya. Peninjauan lapangan menjadi bagian penting untuk melihat kondisi aktual setiap geosite sekaligus mengidentifikasi kebutuhan pengelolaan dan pengembangannya ke depan.

Lebih dari sekadar kunjungan lapangan, kegiatan pra-revalidasi ini menjadi ruang untuk menyelaraskan data, memperkuat koordinasi, serta membahas tindak lanjut rekomendasi hasil revalidasi sebelumnya. “Penyusunan masterplan diharapkan dapat menjadi pijakan dalam menentukan arah pengelolaan geosite yang terukur, terintegrasi, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Keterlibatan Pemerintah Kabupaten Pacitan juga menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa pengembangan geopark tidak berhenti pada upaya mempertahankan pengakuan internasional. Lebih jauh, geopark diharapkan mampu menjadi sarana edukasi kebumian, pelestarian warisan geologi, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan ekonomi lokal yang selaras dengan prinsip konservasi.

Melalui pendampingan Tim Penyusun Masterplan Geosite Geopark Gunung Sewu dari UPN Veteran Yogyakarta, proses identifikasi dan perencanaan diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang sesuai dengan karakteristik masing-masing geosite. “Kolaborasi antara pemerintah daerah, tim akademisi, pengelola geopark, dan masyarakat menjadi unsur penting untuk memastikan bahwa setiap potensi dapat dikelola secara tepat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan pra-revalidasi Gunung Sewu UNESCO Global Geopark dijadwalkan berlangsung pada 24–27 Oktober 2026, sebagaimana tercantum dalam undangan Sekretariat Daerah Kabupaten Gunungkidul tertanggal 8 Oktober 2026. Agenda tersebut mencakup kunjungan lapangan, koordinasi, penguatan pengelolaan, serta pembahasan tindak lanjut rekomendasi revalidasi.

Langkah ini menjadi momentum untuk meneguhkan peran daerah dalam menjaga warisan geologi Gunung Sewu sekaligus mengoptimalkan manfaatnya bagi masyarakat. Enam geosite yang menjadi fokus tahap awal bukan sekadar titik-titik dalam peta geopark, melainkan bagian dari kekayaan alam yang memerlukan perencanaan, perlindungan, dan pengelolaan secara berkesinambungan.

Dengan kolaborasi yang semakin kuat dan perencanaan yang matang, Pacitan diharapkan dapat berkontribusi nyata dalam menjaga keberlanjutan Gunung Sewu UNESCO Global Geopark serta memperkuat kesiapan kawasan tersebut menyongsong Revalidasi III UNESCO Global Geopark Tahun 2027.(Red/yun).

 

 

 

 

Ditulis oleh Yuniardi Yuniardi

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian