KJS Lamsel Kumpulkan Massa Berjumlah Besar, BARA-JP Lampung Nilai Abaikan Protokol Kesehatan Minta Dilakukan Tes PCR COVID-19

LAMPUNG, WWW.LIPUTAN68.COM |Usai publik dibuat heboh oleh kegitan dari Klub Jantung Sehat (KJS) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) yang berkumpul dalam jumlah besar (diperkirakan ratusan) di Lapangan Desa Pasuruan Kecamatan Penengahan Lamsel, Kamis (7/5/2020) di tengah kondisi dan situasi Negara sedang melawan wabah Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) mendapat kritikan keras dari berbagai elemen masyarakat.

Setelah pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Lamsel, sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) kini sorotan pedas datang dari Barisan Relawan Jokowi Presiden (BARA-JP) Provinsi Lampung, dr. Relly Regen mengatakan kepada awak media bahwa Bara-JP menyayangkan adanya kegiatan KJS Lamsel yang tidak mengikuti imbauan Pemerintah terkait Protokoler Kesehatan, Minggu (10/5/2020).

“BARA-JP menyayangkan kegiatan KJS Lamsel ini tidak mengindahkan protokoler Kesehatan dengan menerapkan Physical Distancing dan Social Distancing yaitu hindari kumpul berkelompok, menginap, anak-anak bermain bersama, konser/pertunjukan, nonton di bioskop, event Olahraga, pergi ke Mall, berolahraga di pusat kebugaran, menerima tamu, dan hindari naik transportasi umum, kami sungguh prihatin sekali”, ungkap dr. Regen sapaan akrabnya.

Lebih lanjut dr. Reagen menyampaikan, “seharusnya membubarkan diri dan mengikuti surat edaran Pemerintah untuk ‘stay at home’, masih beliau, “apalagi ini adalah KJS Binaan Istri Bupati Lampung Selatan seharusnya bisa memberi tauladan dan contoh yang baik”, tegas aktivis Kesehatan dan Sekretaris DPD Bara-JP Lampung ini.

Disinggung soal kondisi kesehatan anggota KJS dan sanksi hukum, dr. Regen menjelaskan, “perlu dilakukan pendataan anggota KJS, guna melakukan rapid test COVID-19, sebab saat ini banyak pasien COVID-19 didapatkan orang tanpa gejala (OTG) sebaiknya sites fcr semua.

“Sesuai maklumat Kapolri dan surat edaran Menteri Dalam Negeri, segera pihak kepolisian memanggil pihak KJS terkait kegiatan tersebut”, terang dr. Relly Regen yang juga pengurus DPP Bara-JP Bidang Mitigasi dan Bencana.

Diberitakan sebelumnya kelompok Ibu-ibu mengenakan kostum yang didominasi warna merah bercampur putih dengan tulisan kaos Klub Jantung Sehat (KJS) kedapatan berkumpul dengan jumlah ratusan di lapangan Desa Pasuran Kecamatan Penengahan Lamsel, Kamis (7/5/2020).

Situasi tercipta tidak memperhatikan protokoler kesehatan sesuai standar Pemerintah Pusat diantaranya dari Physical Distancing, Sosial Distancing, mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap, disinyalir pertemuan tersebut ilegal tanpa izin.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh awak media, bahwa kegiatan KJS tersebut bukan hanya kumpul biasa, ada dugaan agenda itu diboncengi kepentingan politik lain, sebab dibuktikan adanya pembagian paket sembako yang berlangsung sekira pukul 14.00 WIB, yang belum jelas sumber sembako tersebut diperoleh dari mana. Namun kegiatan belum selesai sudah dibubarkan.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *