Kemendikbud: Kurikulum Baru Mulai Diterapkan Tahun Ajaran Baru 2021/2022
JAKARTA – LIPUTAN68.COM – Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan Maman Fathurrahman menyampaikan bahwa kurikulum baru akan diterapkan tahun ajaran 2021/2022 mendatang.
“Ada rencana kurikulum baru ini akan diluncurkan pada Maret 2021, dan mulai implementasi tahun ajaran baru 2021/2022,” ungkap Maman sebagaimana dilansir dari CNNIndonesia.com pada Jumat (4/9/2020).
Kurikulum baru nantinya akan diterapkan secara bertahap di sekolah penggerak dan sekolah umum yang berminat menerapkan. Implementasinya juga dilakukan di beberapa jenjang terlebih dahulu, seperti siswa kelas 1, 4, 7 dan 10.
Sekolah penggerak adalah sekolah yang memiliki kepala sekolah lulusan program guru penggerak dan memiliki guru penggerak dengan jumlah banyak. Guru penggerak sendiri merupakan program pelatihan guru milik Kemendikbud yang bertujuan mencari guru yang memiliki potensi berinovasi.
Kata Maman, Kurikulum 2013 bakal tetap diberlakukan sebagai pilihan jika sekolah belum berkenan merubah cara belajar-mengajar. Ia menjelaskan kedua kurikulum seyogyanya memiliki tujuan serta struktur yang sama.
Ia mengatakan yang berbeda dari kurikulum baru adalah penerapan konsep merdeka belajar di satuan pendidikan. Dalam hal ini, kurikulum baru akan menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan tiap sekolah dan siswa.
“Akan ada banyak pilihan atau kebebasan untuk implementasi. Dan satuan pendidikan dapat menggunakan yang disiapkan pemerintah atau mengembangkan sesuai karakteristik visi dan misi sekolah,” katanya.
Pada kurikulum baru, katanya, bakal tersedia beragam pilihan buku dan modul yang bakal menyesuaikan kemampuan masing-masing siswa di sekolah.
(M-01)

Tinggalkan Balasan