MEDAN – LIPUTAN68.COM – Pada masa kolonial, Medan pernah dijuluki sebagai Paris Van Sumatera. Seiring dengan pertumbuhan kapitalisme perkebunan pada tahun 1870, kota Medan kala itu tumbuh menjadi kota yang sangat modern dan keren di Nusantara. Berbagai fasilitas masyarakat kota tersedia di kota ini, dari transportasi, bangunan-bangunan megah, hotel-hotel, kantor-kantor perbankan dan industri, pusat-pusat perbelanjaan pasar modern, hingga berbagai fasilitas hiburan dan wisata tersedia. Intinya Medan sebagai Paris Van Sumatera adalah simbol kemajuan dan kesejahteraan.
Tagline Medan sebagai Paris Van Sumatera kembali dirilis oleh menantu Jokowi sebagai satu visi untuk mewujudkan kota Medan yang maju, modern dan sejahtera. Bobby Nasution berjanji bila terpilih menjadi walikota Medan akan mewujudkan kejayaan Medan sebagai Paris Van Sumatera.
“Dulu kota Medan sempat didaulat sebagai Paris Van Sumatera karena memiliki banyak bangunan tua yang memiliki nilai artistik tinggi dan sejarah yang sangat bagus, termasuk Istana Maimun, Mesjid Raya Al+masun. Dengan berkolaborasi kita kembalikan kejayaan kota Medan sebagai Paris Van Sumatera, dan Istana Maimun akan menjadi simbol kebesarannya”, ujar Bobby Nasution dalam rilisnya, Jum’at (11/9/2020).
Menurut Bobby, Dia dan Timnya sudah membuat suatu rancangan tata kelola wisata yang menghubungkan Istana Maimun, Mesjid Raya, dan Kolam Sri Deli.








