Liputan BERITA

Pisang Kukus Dan Gatot “Keramat” Bagi Indrata Nur Bayuaji. Ini Penjelasannya

Ditulis oleh Liputan68 pada 28 September 2020 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan, liputan 68.com- Gegara, pisang kukus dan gatot (makanan ringan berbahan gaplek), Indrata Nur Bayuaji, diprediksi oleh para linuwih, bakal terpilih sebagai Bupati Pacitan, di Pilbup serentak tahun ini.

Mengapa pisang kukus dan gatot? Menurut Ikhwan, salah seorang tokoh masyarakat di Pacitan, saat itu ada kegiatan silaturahmi dengan melibatkan sejumlah tokoh spiritual di wilayah Kecamatan Punung.

Sebelum Indrata Nur Bayuaji, atau karib disapa Aji datang, ada salah seorang sesepuh yang mengatakan, seandainya nanti Aji datang dan memakan pisang kukus atau gatot, Insyaallah hajatnya untuk menjadi Bupati Pacitan bakal kesampaian.

“Tanpa diduga apa yang dikatakan salah seorang tokoh spiritual itu terbukti. Meski banyak hidangan yang disajikan, Mas Aji, hanya memakan pisang kukus dan gatot. Sontak acara pada saat itu menjadi kian sakral. Sebab apa yang dikatakan sesepuh tersebut ternyata terbukti,” jelasnya, Senin (28/9).

Fenomena ini memang sulit diterima oleh logika sehat. Namun begitu, kenyataan yang ada memang seperti itu. “Mas Aji kok hanya mau memakan pisang kukus sama gatot. Padahal di meja banyak tersaji beragam hidangan yang lebih enak dan lebih elit, kata orang. Akan tetapi seorang Aji, ternyata lebih memilih makanan rakyat,” tutur Ikhwan.

Tentu apa yang diprediksikan oleh tokoh spiritual tersebut, bisa berbuah kenyataan. Indrata Nur Bayuaji dan Gagarin, Insyaallah bisa menjadi pemimpin di Pacitan lima tahun mendatang. (yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian