Liputan BERITA

KKNT Inovasi IPB University di Pacitan Berujung pada Lokakarya, Sejumlah Program Kerja Dipaparkan

Ditulis oleh Yuyun Abdhi pada 12 Agustus 2026 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan68.com-Rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik Inovasi (KKNT Inovasi) IPB University di Kabupaten Pacitan memasuki tahap akhir.

Setelah berlangsung sejak 6 Juli hingga 14 Agustus 2026, mahasiswa peserta KKNT Inovasi dijadwalkan menyampaikan hasil program kerja melalui lokakarya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pacitan.

Kegiatan tersebut dikemas dalam Lokakarya Penyampaian Laporan Program Kerja KKNT Inovasi Mahasiswa IPB University Tahun 2026 di Kabupaten Pacitan, yang digelar Rabu (12/8/2026) di Ruang Rapat Bapperida Kabupaten Pacitan.

Kepala Bagian Pemerintahan dan Kerja Sama Setda Pacitan, Hesti Suteki, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian penting untuk melihat sejauh mana program yang dirancang dan dilaksanakan mahasiswa selama berada di tengah masyarakat memberikan manfaat serta mampu menjawab kebutuhan di wilayah sasaran.

Menurut Hesti, kehadiran mahasiswa melalui program KKNT Inovasi bukan sekadar menjalankan kewajiban akademik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang pertemuan antara pengetahuan dari perguruan tinggi dengan berbagai potensi dan persoalan yang berkembang di masyarakat.

“Program KKNT ini menjadi sarana kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan masyarakat. Karena itu, hasil program kerja yang telah dilaksanakan perlu disampaikan dan dievaluasi bersama agar manfaatnya dapat terlihat secara nyata,” ujar Hesti.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Pacitan menyambut baik pelaksanaan KKNT Inovasi IPB University. Interaksi mahasiswa dengan masyarakat selama lebih dari satu bulan diharapkan tidak berhenti setelah program berakhir, melainkan dapat meninggalkan pengetahuan, inovasi, maupun praktik baik yang bisa dilanjutkan oleh masyarakat.

Lokakarya tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memotret berbagai capaian selama pelaksanaan KKNT. Program-program yang telah dijalankan mahasiswa diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah maupun masyarakat dalam mengembangkan potensi wilayah secara berkelanjutan.

Hesti menilai, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi memiliki arti strategis dalam mendorong pembangunan daerah. Perguruan tinggi membawa perspektif akademik dan inovasi, sementara pemerintah daerah memiliki pemahaman terhadap kebutuhan serta karakteristik wilayah.

“Harapannya, kolaborasi seperti ini bisa terus terjalin dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Pacitan. Inovasi yang dibawa mahasiswa mudah-mudahan tidak hanya selesai pada kegiatan KKNT, tetapi bisa memberi inspirasi dan manfaat yang berkelanjutan,” kata pejabat alumni Sekolah Tinggi Kepamongprajaan ini.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan pada pertengahan Agustus mendatang, KKNT Inovasi IPB University di Pacitan diharapkan meninggalkan lebih dari sekadar laporan akademik. Ada pengalaman, gagasan, jejaring, dan inovasi yang diharapkan tetap tumbuh di tengah masyarakat setelah para mahasiswa kembali ke kampus.(Red/yun).

Ditulis oleh Yuyun Abdhi

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian