JAKARTA – LIPUTAN68.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan menggelar demo menolak omnibus law UU Cipta Kerja besok di Istana Merdeka. Lebih dari 9.000 personel gabungan TNI-Polri disiapkan untuk melakukan pengamanan.
“(Pengamanan besok) sama aja, nggak ada, kemarin nggak ada juga kita masih aman juga, tetap 9 ribu personel kan, tetap kan saya ngomong, sama aja,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (07/10/2020).
Diterangkan oleh Kabid Humas bahwa setidaknya 9.346 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan pemda akan diturunkan mengamankan demontrasi besok. Tetapi Yusri memastikan bahwa tidak ada izin demo yang dikeluarkan sampai saat ini.
“Kita sama dengan kemarin masih 9.346 personel TNI-Polri dan juga pemerintah daerah sampai ke polres-polres jajaran semuanya. Kita turunkan di wilayah Jakarta itu, kita mengharapkan kerja sama, kita kedepankan adalah preventif, kita mengimbau kepada orang-orang yang melakukan penyampaian pendapat dimuka umum ya yang sudah memberikan pemberitahuan kita sampaikan bahwa memang SPTP-nya kita nggak keluarkan,” ucapnya.
Yusri menyebut pihak kepolisian juga akan berupaya menghalau massa dari luar daerah yang akan menuju Jakarta. Dia mengimbau masyarakat tidak melakukan aksi di tengah pandemi.
