Masih Banyak Tempat Hiburan Malam Beroperasi. Kasus Covid-19 Terbanyak Dari Kecamatan Pacitan
Pacitan, liputan68.com- Penambahan kasus Covid-19 confirm di Kabupaten Pacitan dalam beberapa pekan terakhir ini, paling banyak didominasi dari Kecamatan Pacitan.
Seperti yang terjadi pada Selasa (12/1) dari 27 kasus covid-19 confirm baru, 15 diantaranya berasal dari Kecamatan Pacitan. Sedangkan selebihnya yaitu, Kecamatan Arjosari, satu orang, Tulakan satu orang, Pringkuku tiga orang, Bandar lima orang, Nawangan dan Ngadirojo, masing-masing satu orang.
Juru bicara tim komunikasi publik, gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) Covid-19 Pemkab Pacitan, Rachmad Dwiyanto mengatakan, secara umum kesadaran masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan, memang terbilang rendah. Apalagi dikawasan kota, masyarakat masih demen berkerumun, kongkow-kongkow disejumlah kedai maupun kafetaria.
Disisi lain, informasi yang diterima awak media, juga masih ada beberapa tempat hiburan malam yang beroperasi, sekaliipun GTPP memberlakukan jam malam. “Klaster keluarga memang menjadi transformasi tertinggi sebaran covid-19. Selain itu, protokol kesehatan juga masih kendur. Utamanya masih banyak masyarakat yang nongkrong dengan mengabaikan protokol kesehatan,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pacitan ini.
Sementara itu, lanjut Rachmad, bagi organisasi perangkat daerah (OPD) sebagaimana arahan Gubernur Jatim, setidaknya 75 persen aparatur sipil negara (ASN) melaksanakan work from home (WFH). “Jadi tanpa kecuali semua OPD memang diharuskan melaksanakan WFH. Dan hanya 25 persen personil yang bekerja di kantor. Itu merujuk surat edaran Gubernur Jatim,” tegas dia.
Disisi lain, Rachmad juga menekankan agar masyarakat yang telah melaksanakan uji swab dan hasilnya belum keluar, diharapkan tetap melaksanakan isolasi mandiri. “Sebab banyak ditemui, mereka sudah di swab hasilnya belum keluar, namun keluyuran. Ini sangat berbahaya,” pesannya. (yun).

Tinggalkan Balasan