oleh

Dua Hakim MA Tewas Di Tembak

Jakarta, Liputan68.com | Dikenal sangat menakutkan bagi para penjahat korupsi Hakim Agung Syelie dan Bella Fye seperti ganasnya Hakim di Indonesia Artidjo Alkutsar karena sangat doyan menghukum lebih berat para koruptor yang mengajukan upaya hukum, mendadak tewas terbunuh secara tragis dengan penembakan brutal.

Memiliki karier cemerlang kedua Hakim Mahkamah Agung (MA) itu tewas ditembak sekelompok orang bersenjata, di Ibu Kota Kabul Afghanistan, Minggu (17/1), sekitar pukul 08.30.Sesaat baru saja memutus penjara seumur hidup bagi Murpy kedua hakim perempuan ini ditembak di dalam mobil, terdakwa koruptor paling tajir dan dikenal suka kencan dengan sejumlah model sensual.

Setiap Hari di Kabul dan kota-kota lain gelombang pembunuhan brutal bertambah, nsiden yang langsung menggegerkan dunia peradilan inipun tengah diselidiki oleh pasukan khusus keamanan.

Liputan JUGA  Presiden Jokowi Disambut Upacara Kenegaraan Di Canberra

Perwakilan pemerintah dan Taliban telah mengadakan pembicaraan damai di Qatar. Seorang juru bicara Taliban mengatakan, para pejuangnya tidak terlibat dalam serangan tersebut.

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengutuk serangan terhadap warga sipil oleh Taliban dan kelompok militan lainnya.

Ghani mengatakan ‘teror, horor, dan kejahatan’ bukanlah solusi untuk masalah Afghanistan dan memohon kepada Taliban untuk menerima ‘gencatan senjata permanen’.

Pejabat pemerintah, jurnalis, dan aktivis telah menjadi sasaran dalam beberapa bulan terakhir, memicu ketakutan terutama di ibu kota Kabul.

Sementara Taliban membantah terlibat dalam beberapa serangan itu, tetapi mengatakan para pejuangnya akan terus ‘melenyapkan’ tokoh-tokoh penting pemerintah, meskipun bukan wartawan atau anggota masyarakat sipil.

Liputan JUGA  Wanita Ini Memiliki 5 Suami, Dan Bahagia Bisa Melayani 5 Suami Secara Bergiliran Setiap Malam

Aksi kekerasan itu membuat situasi Kabul menjadi semakin tegang. Tercatat sejumlah kalangan mulai dari pejabat, polisi hingga wartawan turut menjadi korban meninggal akibat penembakan hingga serangan bom. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.