oleh

Prediksi Singapura Bahwa Pandemi Covid-19 Akan Berakhir dalam Waktu 4-5 Tahun

Liputan68.com | Negara Singapura memprediksi bawha butuh waktu yang panjang agar dunia kembali normal dari pandemi Covid-19.  waktu tersebut untuk kembali normal membutuhkan sekitar empat hingga lima tahun lagi.

Dalam pidatonya pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Pendidikan Singapura Lawrence Wong pada hari Senin 25 Januari 2021.

Dikutip dari Channel News Asia, dalam pidato 30 menitnya tersebut, Lawrence menyoroti masih banyak ketidakpastian yang harus dihadapi dalam beberapa tahun ke depan.

Menurut Lawrence, belum diketahui bagaimana virus corona akan membentuk masyarakat di tahun-tahun mendatang.

“Mematuhi langkah-langkah protokol yang aman seperti memakai masker dan menghindari keramaian akan terus berlanjut untuk tahun ini dan mungkin sebagian besar tahun depan,” ujarnya.

Liputan JUGA  Wanita Ini Memiliki 5 Suami, Dan Bahagia Bisa Melayani 5 Suami Secara Bergiliran Setiap Malam

Lawrence mengatakan penemuan vaksin dan pengobatan Covid-19 terus berkembang ke depan. Namun, memastikan seluruh warga dunia mendapatkan vasinasi bukanlah hal yang mudah.

“Tapi untuk memastikan seluruh warga dunia mendapat vaksinasi tidak akan cepat dan mudah,” katanya.

Lawrence menekankan masyarakat Singapura untuk tetap mematuhi protokol kesehatan hingga semua warga di negara menerima vaksin.

Singapura sendiri menjadi salah satu negara yang dinilai sukses meredam penularan virus corona. Meski begitu, negara Asia Tenggara itu sempat kewalahan menghadapi gelombang kedua penularan virus yang mirip dengan SARS tersebut.

Vaksinasi masaal virus corona telah dimulai di Singapura. Meski begitu, pemerintahan Perdana Menteri Lee Hsien Loong itu sampai sekarang tak mewajibkan warganya untuk vaksinasi corona.

Liputan JUGA  Perdana !, Gubernur Lampung Arinal Launching Penerbangan Umroh Lampung - Jeddah Di Bandara Raden Inten II Lamsel

Singapura menyatakan akan melonggarkan pembatasan bepergian bagi mereka yang sudah menjalani vaksinasi.

Pada Desember 2019, Singapura melakukan vaksinasi terhadap para tenaga medis. Kemudian pekan depan mereka berencana melakukan vaksinasi terhadap kelompok penduduk lanjut usia.

Negara tetangga Indonesia ini menargetkan pasokan vaksin dari Pfizer-BioNTech akan tersedia bagi 5,7 juta penduduk Singapura pada akhir 2021.

Singapura juga tengah melakukan uji klinis terhadap vaksin produksi Moderna dan Sinovac.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.