Apakah Virus Corona B117 Bisa Sebabkan Reinfeksi?
Liputan68.com | Masyarakat Indonesia dihebohkan dengan munculnya strain baru virus corona dengan kode B117 yang masuk ke negara ini. Hal ini dikonfirmasi oleh Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono pada Selasa 2 Maret 2021 di acara ‘Peringatan 1 Tahun Covid-19 di Indonesia’.
Covid-19 jenis baru yang berasal dari Inggris tersebut disebut menakutkan karena memiliki kemampuan menginfeksi lebih cepat dibandingkan pendahulunya. Tapi apakah strain B117 ini memiliki kemampuan mereinfeksi?
Dokter relawan covid-19, Muhamad Fajri Adda’i, coba menjelaskan mengenai karakter strain B117 berdasarkan penelitian dan jurnal ilmiah yang dipublikasikan. Ia merangkum penelitian yang dilakukan oleh Mark S Graham,dikutip dari Okezone.
“Walaupun belum terbukti, analisis dari Mark S Graham ini menunjukkan korelasi antara peningkatan kejadian reinfeksi dengan angka mutasi yang terjadi di daerah tersebut,” terang dr Fajri, seperti dikutip dari akun Instagram-nya @dr.fajriaddai, Rabu (3/3/2021).
Dalam penelitian tersebut diambil sampel dari berbagai daerah seperti Inggris Timur, London, Skotlandia. Hasil penelitian menunjukkan kasus reinfeksi (orang yang sudah sembuh dari covid-19 kemudian terinfeksi lagi untuk kedua kalinya) ditemukan rata-rata 0,3 sampai 0,5 persen.
“Dari hasil ini kemungkinan mutasi virus bisa menyebabkan reinfeksi. Meski demikian, hasil ini masih membutuhkan data dan penelitian lebih lanjut,” tuntasnya.

Tinggalkan Balasan