Disdik Jabar Ajukan 66.385 Dosis Vaksin untuk Guru, Dikarenakan Jelang Belajar Tatap Muka Juli 2021 Mendatang
Liputan68.com | Dinas Pendidikan Jawa Barat (Disdik Jabar) telah mengajukan 66.385 dosis vaksin covid-19, dilakukan karena sebelum Tahun Ajaran 2021 yang akan dimulai pada Juli 2021 mendatang.
Ketersediaan vaksin tersebut telah dialokasikan untuk non-ASN pendidik, tenaga pendidik yang didalamnya termasuk satpam sekolah, dan ASN guru.
Dedi Supandi selaku Kadisdik Jabar, mengatakan bahwa pengajuan vaksin ini sebagai persiapan menjelang diberlakukannya belajar tatap muka yang akan mulai digelar pada Juli 2021 mendatang.
Menurut Dedi, ini adalah salah satu langkah yang dilakukan yakni dengan memberi vaksinasi Covid-19 kepada para guru dan tenaga pendidik.
“Guru adalah pelayanan dasar, kita berharap vaksin bisa segera dilakukan untuk mempersiapkan sekolah tatap muka pada tahun ajaran baru di bulan Juli 2021, kita usulkan total vaksin dari Disdik Jabar sebanyak 66.385,” kata Dedi saat berlangsung Talkshow Teras Radjiman, di Kota Bandung, Rabu 10 Maret 2021, yang dikutip Liputan68.com dari ZonaPriangan.
Dedi juga mengatakan vaksinasi bagi guru dan tenaga pendidik ini, akan dimulai pada minggu ketiga Maret. Dan ditargetkan rampung pada Juli mendatang.
“Sehingga Juli saat tatap muka, teman-teman guru, baik tenaga pendidik sudah tervaksinasi,” ungkapnya.
Dedi menjelaskan terkait vaksinasi, sejumlah daerah sejauh ini telah melaksanakan vaksinasi bagi guru seperti di wilayah Bogor, Depok dan Bekasi.
Menurut Dedi, pihaknya sudah meminta agar Kantor Cabang Dinas Pendidikan (KCD) mengirimkan daftar usulan guru dan tenaga pendidik yang akan divaksinasi kepada dinas kesehatan setempat.
“Jika penyelenggara vaksinasi membutuhkan tempat dari puskesmas, silakan menggunakan aula sekolah, silakan kita welcome untuk dijadikan tempat sebagai vaksinasi guru,” ujarnya.
Dedi mengatakan, Aula Radjiman yang berada di lingkungan Kantor Disdik Jabar pun nantinya akan digunakan sebagai sentra vaksinasi bagi guru dan tenaga pendidik.
“Termasuk untuk ASN atau honorer yang berada di KCD terdekat dari Bandung Raya,” katanya.
Dedi pun menjelaskan, berdasarkan data yang dihimpun dari sistem informasi disdik, saat ini terdapat 2.800 sekolah di Jabar yang mengajukan untuk menggelar tatap muka.
Akan tetapi dari hasil verifikasi tim pemantau, hanya 627 sekolah yang benar-benar siap, cuma, ungkap Dedi, sejumlah sekolah tersebut memiliki kendala dalam menerima sinyal internet.
“Bukan tidak siap (semua) tapi karena kondisi belum masuknya vaksinasi ini, tapi pastikan bahwa vaksinasi bisa dilakukan di minggu ketiga Maret sampai Juni, karena persiapan Juli kita lakukan tatap muka,” pungkas Dedi.

Tinggalkan Balasan