oleh

Supaya Bermartabat, Hendro Susanto Diminta Gentleman Tabayyun Terkait Kisruh Seleksi Anggota KPID Sumut

MEDAN — LIPUTAN68.COM — Agar lebih terhormat dan bermartabat, Ketua Komisi A DPRD Sumut, Hendro Susanto diminta oleh delapan calon komisioner KPID Sumut, untuk tabayyun ketimbang perang opini di media massa.

Hal ini mengingat akan berakhirnya somasi kedua yang jatuh pada 25 Maret 2022.

“Ajakan ini sekaligus surat terbuka untuk Hendro Susanto sebelum somasi kedua berakhir 25 Maret 2022. Jika akhirnya kami daftarkan gugatan atas perbuatan melawan hukum terhadap dia, pihak pengadilan bisa menilai upaya hukum dan sosial yang sudah kami tempuh,” ungkap Kuasa Hukum 8 calon Komisioner KPID Sumut, Ranto Sibarani (foto) di Medan, Senin (21/3/2022) siang.

Ranto mengusulkan tabayyun digelar terbuka di gedung DPRD Sumut melibatkan pimpinan dewan dan fraksi, Badan Kehormatan, Komisi A, Biro Hukum Setdaprovsu, tim pansel, Ombudsman, Ditkrimsus Poldasu, serta wartawan. Menurut Ranto, mengedepankan tabayyun lebih terhormat dan bermartabat ketimbang perang opini di depan publik.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.