Liputan BERITA

Pande Eka Prayika Berharap Melalui Kegiatan Seleksi Ini Melahirkan Putra Putri Terbaik Untuk Mewakili PPAP

Ditulis oleh Liputan68 pada 16 Mei 2022 ⏱️ 2 Menit Baca

Liputan68.com, Mangupura – Dewan Pengurus Daerah Purna Prakarya Muda Indonesia Provinsi Bali menyelenggarakan seleksi peserta Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP), Minggu (15/05/2022).

Untuk menyongsong pelaksanaan Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP) yang akan dilaksanankan pada bulan Juni 2022, Pemerintah Provinsi Bali dalam hal ini Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga serta DPD PPMI Provinsi Bali melaksanakan seleksi peserta yang lolos dalam tahapan seleksi wawasan kebangsaan dan tes wawancara yang diikuti oleh 10 orang peserta yang berasal dari seluruh Kabupaten/Kota se-Bali.

Ketua DPD Purna Prakarya Muda Indonesia Provinsi Bali I Gede Pande Eka Prayika berharap melalui kegiatan seleksi ini melahirkan perwakilan putra putri terbaik bali, untuk mewakili Bali dalam kegiatan PPAP ini.

“Di tahun ini pelaksanaan PPAP akan diselenggarakan di dua titik yaitu di zona Timur berlokasi di Papua Barat dan di zona Barat di Jawa Timur”. Ucapnya

 

Program PPAP ini adalah program yang di laksanakan oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga melalui Deputi Bidang Pengembangan Pemuda, bersinergi dengan pemerintah daerah. Kegiatan PPAP merupakan kegiatan kepemudaan yang sangat strategis dan unggulan untuk bisa dilakukan secara kolaboratif lintas sektoral atau lintas kementrian termasuk dengan BUMN, BUMD dan pihak swasta yang terkait, serta lembaga lainnya.

Kegiatan PPAP 2022 mengambil tema “Pemuda Membangun Desa”, melalui tema tersebut diharapkan para pemuda dapat berkontribusi dan berpartisipasi untuk mendorong pembangunan seperti bidang pertanian, kewirausahaan, kesehatan, tenaga kerja, kehutanan, lingkungan hidup, perikanan dan bidang lainnya sesuai dengan potensi lokal.

“Melalui kegiatan PPAP tersebut diharapkan karakter Pemuda Indonesia yang mandiri unggul dan berdaya saing sekaligus berjiwa kepeloporan, peduli dan kesukarelawanan sosial dengan semangat gotong royong dalam bingkai kearifan lokal yang hidup tumbuh berkembang di masyarakat.” Ujar Pande Eka Prayika (Van/Lp68)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian