Liputan BERITA

Presiden Jokowi Izinkan Kembali Ekspor CPO Jika Hal Ini Sudah Tercapai

Ditulis oleh Liputan68 pada 17 Mei 2022 ⏱️ 2 Menit Baca

Liputan68.com | Indonesia merupakan negara penghasil CPO (Crude Palm Oil) atau minyak sawit terbesar di dunia.

Seperti diketahui bahwa Indonesia memang negara yang kaya akan sumber daya alamnya, tanahnya yang subur mampu ditumbuhi berbagai tanaman yang sangat menguntungkan bagi NKRI.

Kemajuan ekonomi yang terus meningkat, minyak sawit hasil bumi Indonesia telah diekspor ke banyak negara di dunia.

Namun dalam waktu terkahir ini, harga minyak sawit dikabarkan masih terus tinggi dan belum menduduki harga normal.

Walau harga minyak goreng sudah mengalami sedikit penurunan, namun hal itu masih kurang bagi penduduk Indonesia.

Bahkan harga minyak goreng yang mengalami peningkatan ini, membuat Indonesia dengan terpaksa harus menghentikan ekspor minyak sawit di seluruh dunia.

Belum lama ini, ada laporan yang mengatakan bahwa Indonesia akan mencabut larangan ekspor CPO jika kebutuhan NKRI sudah terpenuhi.

Dilansir dari Reuters, keputusan dari Presiden Joko Widodo yang resmi menghentikan ekspor minyak sawit telah menjadi kabar mengejutkan di seluruh pasar global.

Presiden Jokowi mengatakan bahwa kebutuhan makanan yang terjangkau mengalahkan masalah pendapatan, dan larangan tersebut akan dicabut setelah kebutuhan dalam negeri terpenuhi.

Survei Indikator yang dilakukan pada 5-10 Mei mengatakan penurunan persetujuan Presiden Jokowi sebagian besar terkait dengan kenaikan harga minyak goreng dan efek inflasi flow-on serta kesenjangan antara ekspektasi kebijakan sekaligus kenyataan di lapangan, setelah larangan ekspor gagal.

Jajak pendapat tersebut, yang mensurvei 1.200 orang, menemukan bahwa meski hampir 90% mendukung larangan ekspor, lebih dari 72% mengatakan harga minyak goreng masih kurang terjangkau.

Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto juga telah mengatakan, bahwa larangan ekspor akan tetap berlaku sampai harga minyak goreng curah turun menjadi Rp 14.000 per liter di seluruh negeri.

Hingga Kamis lalu, data Kementerian Perdagangan menunjukkan minyak goreng curah dijual dengan harga Rp16.600 per liter.(SS)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian