Liputan BERITA

Inovasi Pangan Lokal, Ice Cream Susu Kambing Assalam Dorong Ekonomi Desa Sumberharjo

Ditulis oleh Yuniardi Yuniardi pada 27 Januari 2026 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan 68.com- Inovasi pengolahan pangan berbasis potensi lokal terus tumbuh di Kabupaten Pacitan. Salah satunya adalah Ice Cream Susu Kambing Assalam, sebuah usaha rintisan yang berlokasi di Dusun Craken Wetan, Desa Sumberharjo, yang dikembangkan oleh Faradila.

Usaha ini menjadi contoh bagaimana produk peternakan lokal dapat diolah secara kreatif sehingga memiliki nilai tambah ekonomi sekaligus manfaat kesehatan.

Berbeda dengan ice cream pada umumnya, produk Ice Cream Susu Kambing Assalam menggunakan bahan dasar susu kambing segar. Selama ini, susu kambing dikenal memiliki kandungan gizi yang baik, seperti protein tinggi, kalsium, serta lemak yang lebih mudah dicerna dibandingkan susu sapi. Selain itu, susu kambing juga dipercaya mampu membantu meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga cocok dikonsumsi oleh berbagai kalangan usia.

Melalui inovasi pengolahan yang tepat, susu kambing tersebut diolah menjadi ice cream yang memiliki tekstur lembut, rasa lezat, dan yang terpenting tanpa aroma prengus yang selama ini kerap menjadi kendala dalam konsumsi produk berbahan susu kambing.

Proses produksi dilakukan dengan memperhatikan aspek kebersihan dan higienitas, sehingga menghasilkan produk yang aman dan berkualitas.

Saat ini, Ice Cream Susu Kambing Assalam mampu memproduksi sekitar 260 cup per hari. Produk ini dipasarkan dengan harga yang relatif terjangkau, yakni Rp5.000 untuk cup ukuran reguler dan Rp3.000 untuk cup ukuran kecil. Dengan harga tersebut, ice cream susu kambing dapat dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Dalam kunjungannya ke lokasi usaha, Staf Ahli Bupati Pacitan Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Prayitno, menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi yang dilakukan oleh pelaku usaha muda di desa. Menurutnya, pengolahan susu kambing menjadi ice cream merupakan langkah strategis dalam meningkatkan nilai tambah produk peternakan lokal.

“Melalui pengolahan yang higienis dan inovatif, susu kambing dapat diolah menjadi ice cream yang lezat, lembut, dan tanpa aroma prengus. Produk ini bisa diterima oleh anak-anak hingga orang dewasa, sekaligus menjadi alternatif pangan sehat,” ujar Prayitno, Selasa (27/1/2026).

Lebih lanjut, Prayitno menekankan bahwa pengembangan usaha seperti Ice Cream Susu Kambing Assalam memiliki peran penting dalam mendorong perekonomian desa. Selain membuka peluang usaha baru, keberadaan unit produksi ini juga berpotensi menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat ekosistem ekonomi lokal berbasis sumber daya desa.

Diharapkan, ke depan Ice Cream Susu Kambing Assalam dapat terus berkembang, baik dari sisi kapasitas produksi, variasi rasa, maupun jangkauan pemasaran. Dengan dukungan berbagai pihak, usaha ini tidak hanya menjadi alternatif pangan sehat berbasis lokal, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.(Red/yun).

Ditulis oleh Yuniardi Yuniardi

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian