Jakarta – Liputan68.com – Partai Demokrat menilai perombakan kabinet alias reshuffle tak sesuai harapan publik. Meski begitu, Demokrat sadar jika Reshuffle merupakan hak prerogatif presiden.
“Kami menghargai dan menghormati sepenuhnya. Namun jika melihat hasil perombakan kabinet ini, masih jauh dari yang diharapkan yang sebelumnya publik berharap akan terjadi perbaikan untuk mewujudkan kabinet kerja yang lebih profesional menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi serta menunaikan janji-janji saat kampanye Pak Jokowi yang tak kunjung dipenuhi,” kata Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani.
Menurut Kamhar, dari hasil perombakan dua kursi menteri dan tiga kursi wamen terlihat bahwa reshuffle ini hanya untuk membagi kepentingan orang dekat dan partai politik koalisi pemerintah.

