Liputan BERITA

5 Orang Tewas, Kereta Api Tabrak Bus Travel di Jalan Perlintasan Sei Buluh Perbaungan

Ditulis oleh Liputan68 pada 24 Juni 2022 ⏱️ 2 Menit Baca

SERDANG BEDAGAI – LIPUTAN68.COM – Bus Travel Toyota Hiace Nomor Polisi BK 7705 PK  yang membawa 14 penumpang ringsek ditabrak Kereta Api (KA) Barang dari arah Tebing Tinggi yang hendak menuju Medan di Perlintasan Jalan Desa Sei Buluh Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (23/6/2022) sekitar pukul 17.40 Wib Sore.

Pantauan awak media di lokasi tersebut pada jalan perlintasan KA di Jalan Desa Sei Buluh tidak ada Plang pengamanan dan petugas dari pihak PJKA yang menjaga di perlintasan tersebut dan pada peristiwa tersebut 5 orang tewas dan 9  penumpang lainnya mengalami luka Berat serta luka ringan.

Saat awak media menanyakan tentang peristiwa tabrakan tersebut, pada Kanit Laka Satlantas Polres Sergai,  IPDA R. Helmi
Beliau  mengatakan : ” Kecelakaan antara bus travel Toyota Hiace dengan KA lokomotif yang membawa gerbong peti kemas diduga supir bus travel tidak memperhatikan situasi jalan sehingga terjadi peristiwa kecelakaan “, katanya.

IPDA Helmi juga menyebutkan bahwa sebelum kejadian, sebut Bus Travel berpenumpang 14 orang ini   datang dari arah Desa Sei  Nagalawan menuju ke Jalan lintas Sumatera menuju arah Medan, akan tetapi, pada saat itu diduga supir tidak memperhatikan perlintasan KA di jalan tersebut.
Sementara disaat yang  bersamaan KA barang datang dari arah Tebing tinggi menuju Medan, lalu terjadi tabrakan tersebut, pungkas Kanit Laka Lantas.

Selanjutnya korban  korban yang  tewas serta luka berat dibawa  ke RSU Trianda  Perbaungan Bengkel serta pada Klinik terdekat dan kendaraan Bus Travel yang ringsek dibawa  ke Pos Lantas Sei Sijenggi untuk proses lebih lanjut, bilang IPDA Helmi.

Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Ali Machfud dan sejumlah personel Satlantas turun ke lokasi mengevakuasi para korban dan kendaraan bus travel dengan menggunakan derek.

Para warga sudah menjerit ingatkan supir Sebelum ditabrak kereta api, warga yang bermukim disekitar lokasi perlintasan sudah berteriak berusaha menghentikan bus travel.Akan tetapi, mungkin supir tidak memperhatikan sehingga langsung ‘nyelonong’ yang mengakibatkan tabrakan maut.

Salah seorang warga setempat yang bernama Ngatno (58) juga mengatakan : ” Ada Tiga orang penumpang dari Bus itu yang terlempar keluar, tapi Dua orang yang tewas dan Satu kritis, ada juga Tiga orang yang tewas terjepit didalam Bus  “, katanya.

Bus Travel tersebut yang berisikan 14 penumpang terdiri dari para kaum Ibu Ibu dari Tanjung Pura Kabupaten Langkat yang piknik ke Pantai Romantis dan saat hendak pulang ke Langkat peristiwa kecelakaan tersebut terjadi. (Dipa)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian