Turis Australia Wajib Buang Sepatu Usai Liburan dari Bali, Bandara Ngurah Rai Berjalan Normal
Bali – Liputan68.com – Turis asing asal Australia sepulang dari Bali atau Indonesia wajib membuang sepatu mereka untuk mencegah masuknya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada binatang.
Sepatu diminta ditanggalkan karena pelancong di Bali disebut beresiko terkontaminasi di mana PMK sudah menyebar di Bali menginfeksi banyak sapi.
Hal ini diungkapkan oleh Deputi Perdana Menteri New South Wales (NSW) Paul Toole seperti dilansir situs berita Australia News.
Toole mendesak para pelancong untuk aman daripada menyesal dan memastikan mereka tidak membawa tanah yang terkontaminasi ke Australia.
Ia bahkan meminta kepada wisatawan Bali untuk meninggalkan sepatunya sebelum pulang.
“Tinggalkan sepatu Anda karena Anda benar-benar membawa risiko membawa penyakit itu kembali ke negara ini,” kata Toole.
Namun, aturan tersebut tidak menjadi fenomena turis asing asal Australia di Bali. Di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, semua berjalan dengan normal.
Jika aturan tersebut diterapkan, tentu saja harus ada konsekuensi baru bagi turis Australia yang pulang ke negaranya.
General Manager Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai – Bali, Handy Heryudhitiawan mengatakan situasi berjalan normal dan tidak ada fenomena berbeda pasca beredarnya kabar tersebut.
“Sampai dengan saat ini, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali tidak memahami aturan WNA Australia saat tiba di sana,” kata Handy.
“Operasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali berjalan normal,” sambungnya.
Handy juga menyampaikan, bahwa Bandara I Gusti Bgurah Rai tidak menyediakan sandal atau sepatu khusus bagi calon penumpang internasional tujuan Australia
“Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali tidak menyediakan sandal atau sepatu khusus bagi Calon Penumpang penerbangan internasional,” sebutnya.
Untuk diketahui, Bali menjadi destinasi wisata favorit turis asal Australia untuk berlibur. Legian menjadi salah satu kantong wilayah turis Australia banyak menghabiskan waktu menikmati Pulau Dewata.(SS)

Tinggalkan Balasan